Friday, December 13, 2019
Depan > Pemerintahan > Pemkab Peringati HUT Korpri, PGRI, HGN dan HKN Secara Bersamaan

Pemkab Peringati HUT Korpri, PGRI, HGN dan HKN Secara Bersamaan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar 4 (empat) peringatan hari besar nasional sekaligus dalam satu upacara bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (29/11/2019) pagi.

Keempat hari besar nasional tersebut diantaranya Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-25 serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 Tahun 2019.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko. Sementara petugas upacara merupakan perpaduan dari Dinas Pendidikan (Dispendik), Dinas Kesehatan (Dinkes), Korpri dan PGRI Kabupaten Probolinggo.

Peringatan empat hari besar nasional yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo, PGRI, Perawat dan petugas kesehatan di Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-48 Korpri mengambil tema “Korpri Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa”. Upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara harus selalu ditingkatkan.

“Melalui momentum peringatan tahun ini, Korpri mengajak anggota Korpri di seluruh Indonesia meningkatkan kinerja pelayanan publik, semangat profesionalitas seluruh ASN, memantapkan fungsi perekat pemersatu bangsa, netralitas, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani serta kepedulian sosial dan lingkungan,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas. Harus menjadi momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa. Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara Indonesia dan untuk ini diperlukan Aparatur Sipil Negara sebagai agen perekat kebinekaannya.

“Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan kreativitas yang modern, efisien, efektif serta yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila. Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa-desa dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital. Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah,” jelasnya.

Terkait dengan peringatan HUT PGRI dan HGN tahun 2019, Wabup Timbul menyampaikan biasanya tradisi hari guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Tugas guru adalah yang termulia sekaligus yang tersulit yang ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti akan berjuang adalah untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.

“Perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama. Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda. Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar, berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas, cetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas, temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri serta tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan,” tegasnya.

Berkaitan dengan HKN, Wabup Timbul menerangkan bahwa tema yang diangkat adalah “Generasi Sehat Indonesia Unggul” sebagaimana diamanatkan Presiden pada pelantikan Kabinet Indonesia Maju, bahwa perhatian pemerintah dalam kurun lima tahun mendatang diprioritaskan pada pembangunan sumber daya manusia.

“Ada dua isu kesehatan utama yang harus diselesaikan terkait membangun SDM yang berkualitas. Yakni, stunting dan jaminan kesehatan nasional. Terima kasih, dalam kurun waktu 5 tahun angka stunting telah berhasil diturunkan hampir 10 %. Jaminan kesehatan nasional telah dilaksanakan sepenuhnya,” terangnya.

Wabup Timbul menambahkan, walaupun besar tantangan yang dihadapi, peningkatan pemanfaatan JKN menjadi bukti bahwa JKN sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. “Untuk itu, mari kita cari solusi bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi saat ini dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih adil dan merata. Sungguhpun demikian, kita juga tidak dapat menutup mata, kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah stunting serta penyediaan pelayanan kesehatan dasar,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut diserahkan hadiah dan beragam penghargaan untuk pemenang lomba dalam rangka HUT Korpri, PGRI dan HGN serta HKN oleh Wabup Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono. (wan)

cww trust seal