Tuesday, October 27, 2020
Depan > Pemerintahan > Pemkab Peringati Hari Pahlawan

Pemkab Peringati Hari Pahlawan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati Hari Pahlawan dalam upacara bersama di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (11/11/2019) pagi. Peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 ini mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”.

Peringatan Hari Pahlawan yang dipimpin oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo dan PGRI Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Polres Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, para staf ahli, asisten dan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo

Sebagai pembaca Pembukaan UUD 1945 adalah Aries Setyawan dari BPBD Kabupaten Probolinggo dan pembaca teks Pesan-pesan Pahlawan dari anggota LVRI Kabupaten Probolinggo. Serta iringan Marching Band Gita Wibawa Praja Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tantri didampingi perwakilan Polres Probolinggo, Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo Achmad Arif juga menyerahkan tali asih kepada para anggota LVRI Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE saat membacakan sambutan Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara mengatakan setiap Hari Pahlawan, kita diingatkan kembali kepada peristiwa pertempuran tanggal 10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu momen paling bersejarah dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

“Pada pertempuran tersebut rakyat bersatu padu, berjuang, pantang menyerah melawan penjajah yang ingin menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia,” katanya.

Bupati Tantri menjelaskan peristiwa perang mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidaklah datang begitu saja, namun memerlukan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negeri.

”Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan Indonesia,” jelasnya.

Dengan peringatan Hari Pahlawan ini Bupati Tantri mengharapkan akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan, sebagaimana the founding fathers Bung Karno, yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar. ”Selain itu dengan peringatan Hari Pahlawan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini,” ungkapnya.

Menurut Bupati Tantri, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

”Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata internasional,” terangnya.

Bupati Tantri menegaskan peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia.

”Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri menerangkan Hari Pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, tetapi dapat diisi dengan berbagai aktivitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk sesama yang membutuhkan.

”Dengan menjadikan diri kita sebagai pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi. Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan Indonesia,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal