Friday, October 23, 2020
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Rakor Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa

Pemkab Gelar Rakor Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar rapat koordinasoi (rakor) tim inovasi kabupaten Program Inovasi Desa (PID) Tahun 2019 di Hotel Nadia Kecamatan Sukapura, Rabu dan Kamis (26-27/6/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 120 orang peserta terdiri dari 18 orang perwakilan OPD yang masuk dalam Tim Inovasi Kabupaten Probolinggo yang ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Probolinggo, 24 orang pejabat yang menangani Program Inovasi Desa Kecamatan, 6 orang pendamping dan tenaga ahli Kabupaten Probolinggo, 24 orang pendamping desa serta 48 orang Tim Pelaksana Inovasi Desa.

Sebagai narasumber hadir dari Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Tim Ahli PID Provinsi Jawa Timur, Tim Ahli PID Kabupaten Probolinggo serta NGO Sekolah Konang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat Setiadi Agus Prakoso mengatakan Program Inovasi Desa khususnya pada semua desa yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Secara umum diharapkan nantinya mampu meningkatkan kualitas penggunaan Dana Desa untuk pembiayaan kegiatan pembangunan desa yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan produktifitas desa,” katanya.

Menurut Agus, kegiatan ini bertujuan melakukan analisa dan evaluasi regular atas pelaksanaan penyaluran dan penggunaan DOK Bantuan Pemerintah PPID Tahun Anggaran 2018, melakukan analisa dan evaluasi terhadap TPID.

“Selain itu, perencanaan kegiatan pelaksanaan PID TA 2019, terutama kegiatan DOK Bantuan Pemerintah PPID, merumuskan langkah-langkah pemecahan masalah yang timbul selama pelaksanaan PID serta pengendalian dan konsolidasi Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) di masing-masing TPID,” jelasnya.

Agus menegaskan kegiatan ini merupakan langkah awal dan embrio untuk menyamakan langkah antar semua tenaga pendamping dan koordinasi dengan Tim Inovasi Kabupaten. Setidaknya nantinya kendala yang ada dapat terpecahkan dengan baik.

“Nantinya update-update data yang ada di masing-masing OPD bisa diakses oleh semua desa yang didampingi oleh Tim Inovasi Desa. Mereka mendampingi desa agar masing-masing desa mulai menganggarkan di RAPBDes yang terkait dalam rangka peningkatan SDM untuk program pencegahan dan penanggulangan stunting,” terangnya.

Melalui kegiatan ini Agus mengharapkan Tim Inovasi Kabupaten bersama mitra tim inovasi dan tim pendamping program inovasi desa semakin solid untuk menuntaskan program peningkatan SDM dalam rangka menurunkan stunting serta program-program terkait pemberdayaan peningkatan ekonomi masyarakat desa. (wan)

cww trust seal