Thursday, November 26, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Gelar FGD Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal

Pemkab Gelar FGD Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Focus Group Discusion (FGD) Tentang Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal di Kantor BPP Kecamatan Sukapura, Kamis (2/5/2019).

FGD ini diikuti oleh 20 orang yang meliputi Pengelola Wisata Kali Gede, Pengelola Wisata Madakaripura, Pengelola Wisata Strawberi, UKM Madu, UKM Mamin, Pengelola Jeep dan UKM Batik.

Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain menyarankan agar produk yang dihasilkan UMKM dan produk yang dihasilkan wisata daerah harus bisa dikawinkan atau dikolaborasikan sehingga bisa berjalan beriringan bersama dalam mencapai tujuan.

“Wisata Madakaripura sudah sepantasnya dijadikan wisata yang berkarakter budaya dan masih membutuhkan sentuhan-sentuhan dari investor dalam memajukan Madakaripura,” katanya.

Menurut Zulkarnain, harus ada pusat oleh-oleh di daerah Kecamatan Sukapura demi menyiapkan wisatawan yang pulang dari Gunung Bromo dan pusat oleh-oleh di daerah Kecamatan Lumbang untuk menyiapkan wisatawan yang pulang dari Air Terjun Madakaripura.

Pemkab Gelar FGD Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Focus Group Discusion (FGD) Tentang Pengembangan Kebijakan dan Program Peningkatan Ekonomi Lokal di Kantor BPP Kecamatan Sukapura, Kamis (2/5/2019).

FGD ini diikuti oleh 20 orang yang meliputi Pengelola Wisata Kali Gede, Pengelola Wisata Madakaripura, Pengelola Wisata Strawberi, UKM Madu, UKM Mamin, Pengelola Jeep dan UKM Batik.

Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain menyarankan agar produk yang dihasilkan UMKM dan produk yang dihasilkan wisata daerah harus bisa dikawinkan atau dikolaborasikan sehingga bisa berjalan beriringan bersama dalam mencapai tujuan.

“Wisata Madakaripura sudah sepantasnya dijadikan wisata yang berkarakter budaya dan masih membutuhkan sentuhan-sentuhan dari investor dalam memajukan Madakaripura,” katanya.

Menurut Zulkarnain, harus ada pusat oleh-oleh di daerah Kecamatan Sukapura demi menyiapkan wisatawan yang pulang dari Gunung Bromo dan pusat oleh-oleh di daerah Kecamatan Lumbang untuk menyiapkan wisatawan yang pulang dari Air Terjun Madakaripura.

“Semoga kegiatan ini mampu menjadi modal dalam upaya pengembangan kebijakan dan program peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Probolinggo, khususnya di wilayah Kecamatan Sukapura dan Lumbang,” harapnya. (wan)

“Semoga kegiatan ini mampu menjadi modal dalam upaya pengembangan kebijakan dan program peningkatan ekonomi lokal di Kabupaten Probolinggo, khususnya di wilayah Kecamatan Sukapura dan Lumbang,” harapnya. (wan)

cww trust seal