Tuesday, March 19, 2019
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Bimtek Penyusunan Laporan DBHCHT Berbasis Aplikasi

Pemkab Gelar Bimtek Penyusunan Laporan DBHCHT Berbasis Aplikasi

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA menggelar bimbingan teknis (bimtek) penyusunan laporan DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) berbasis aplikasi di Paiton Resort Hotel Kecamatan Paiton, Rabu dan Kamis (23-24/1/2019).

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko ini diikuti pejabat pelaksana teknis kegiatan dan operator program kegiatan DBHCHT di 17 OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Kabag Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo Santoso mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi penyusunan laporan penggunaan program kegiatan DBHCHT.

“Alokasi DBHCHT Kabupaten Probolinggo mulai tahun 2008-2018 menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi Jawa Timur. Kompleksitas permasalahan teknis di masing-masing OPD di Kabupaten Probolinggo terkait implementasi pelaksanaan DBHCHT memerlukan sebuah aplikasi pelaporan penggunaan DBHCHT yang informatif, handal, akuntabel dan relevan,” ungkapnya.

Sementara Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan DBHCHT merupakan salah satu komponen sumber dana yang dapat dimanfaatkan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi Kabupaten Probolinggo agar mampu menyediakan lapangan kerja, melaksanakan pembinaan kemampuan dan ketrampilan kerja masyarakat untuk menumbuhkan wirausaha baru, penguatan ekonomi masyarakat dalam rangka pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, melalui bantuan sarana produksi sehingga apa yang diharapkan pemerintah untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

“Disamping itu optimalisasi DBHCHT ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam hal pengentasan kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Sidik, pelaksanaan DBHCHT di Kabupaten Probolinggo di tahun anggaran 2018 mengalokasikan sebesar Rp 26.798.888.696 atau 50,49% dari seluruh total anggaran sebesar Rp 53.073.904.396 untuk bidang kesehatan yang mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Saya berharap kita semua dapat melakukan langkah-langkah proaktif dan percepatan dalam rangka optimalisasi penggunaan DBHCHT dengan prinsip patuh aturan dan tepat administrasi serta bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Pemkab Probolinggo mengundang narasumber dari Biro Administrasi Perekonomian Provinsi Jawa Timur untuk mengadakan bimtek penyusunan laporan penggunaan program atau kegiatan DBHCHT berbasia aplikasi. Kompleksitas permasalahan teknis di masing-masing OPD di Kabupaten Probolinggo terkait implementasi pelaksanaan DBHCHT memerlukan sebuah aplikasi pelaporan penggunaan DBHCHT yang informatif, handal, akuntabel serta relevan dan dapat disajikan setiap waktu.

“Besar harapan saya untuk program atau kegiatan DBHCHT agar dapat berjalan lebih baik lagi di tahun 2019 serta dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (wan)