Sunday, December 15, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Gelar Bimtek Pemasaran Produk IKM Secara Online

Pemkab Gelar Bimtek Pemasaran Produk IKM Secara Online

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar bimbingan teknis (bimtek) pemasaran produk IKM secara online di ruang pertemuan Jabung 2 Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (10/9/2019).

Kegiatan yang didanai dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2019 ini diikuti oleh 30 orang peserta dari unsur IKM yang ada di Kabupaten Probolinggo. Sebagai narasumber hadir dari Bukalapak.com dengan materi cara menjadi pelapak dan cara mendownload dengan ketentuan-ketentuan yang harus dipahami oleh para IKM di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi melalui Kepala Bidang Perindustrian Sri Edi Lestarini mengatakan kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan bagi pelaku IKM agar dapat dan mau menggunakan sarana promosi secara online melalui media sosial (medsos).

“Tujuannya agar para pelaku IKM bisa mengikuti trend para dengan pemasaran secara online. Dari sana nantinya ada kisi-kisinya jika mau bergabung dengan online pelaku IKM minimal sudah mempunyai SIUP, PIRT serta produknya bagus dan aman,” katanya.

Menurut Sri Edi Lestarini, kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya agar IKM itu mau meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. Sebab jika kualitasnya sudah baik, maka secara perlahan kuantitasnya akan semakin banyak.

“Selama ini sebenarnya mereka sudah memanfaatkan pemasaran secara online tetapi masih otodidak. Kalau ingin maju usahanya, mau tidak mau mereka harus mampu mengejar perkembangan zaman. Paling tidak dengan kegiatan ini mereka bisa memiliki kesempatan untuk bisa belajar. Jika hanya duduk manis mengharapkan pembeli datang, kapan akan maju dan berkembang,” terangnya.

Sri Edi Lestarini menegaskan kalau usahanya ingin maju, maka pelaku IKM harus sungguh-sungguh berusaha. Pelaku IKM juga harus memasarkan produknya secara online karena memang saat ini dituntut mengikuti perkembangan revolusi industri 4.0. Sebab perkembangan teknologi sangat pesat, sehingga pelaku IKM harus terus update dan terus belajar.

“Kami mengharapkan dengan pembelajaran pemasaran secara online nantinya dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Sebab kalau permintaannya banyak, mereka akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Kami menginginkan IKM di Kabupaten Probolinggo semangat untuk berproduksi serta memperbaiki kualitas dan meningkatkan kuantitasnya,” harapnya. (wan)

cww trust seal