Wednesday, November 25, 2020
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Apel Kesiapan Armada Penanganan Bencana

Pemkab Gelar Apel Kesiapan Armada Penanganan Bencana

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai bentuk kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Probolinggo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar apel kesiapan armada penanganan bencana di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (6/1/2020) pagi.

Kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini melibatkan kendaraan Team Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Probolinggo dari BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Kesehatan, RSUD Waluyo Jati Kraksaan dan RSUD Tongas.

Usai apel kesiapan armada penanganan bencana, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait mengecek kesiapan unit armada dan kelengkapan siap siaga bencana.

Pengecekan ini dilakukan mulai dari mobil pemadam kebakaran dan kelengkapan lainnya, ambulans, gergaji tangan, perahu karet maupun alat pendukung lainnya yang harus dipastikan dalam kondisi baik. Alat-alat itu harus berfungsi dan siap digunakan bilamana terdapat bencana.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua OPD terkait yang sudah tanggap dalam menangani semua tanggap. Karena sebelumnya semua OPD terkait sudah merapatkan sehingga begitu terjadi bencana bisa on fire bergerak.

“Kekompakan dan gerak cepat inilah yang kami harapkan. Terima kasih kepada semua petugas yang ada di lapangan, inilah yang diharapkan oleh masyarakat. Pemerintah harus hadir pada keadaan apapun. Siapapun yang terdekat itulah yang bergerak dahulu. Karena memang sudah ada group WhatsApp (WA) sehingga semua bergerak dan memberikan informasi. Inilah yang harus terus dipelihara,” katanya.

Menurut Wabup Timbul, sesuai dengan prediksi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) hujan ini masih tahap awal dan masih akan ada hujan yang lebih besar lagi. Oleh karena itu, jalinan komunikasi antar petugas, masyarakat, organisasi masyarakat dan TNI/Polri harus terus ditingkatkan.

“Maksimalkan sarana dan prasarana yang ada, termasuk potensi yang ada di bawah. Silahkan yang bisa komuniaksi ke bawah barangkali ada chainsaw dan truk sehingga ketika terjadi bencana tim akan lebih mudah. Karena tidak mungkin tim kabupaten langsung ke lokasi saat itu juga. Paling tidak ada penanganan awal pasca terjadinya bencana,” terangnya.

Lebih lanjut Wabup Timbul mengharapkan agar semua OPD segera melakukan inventarisir kembali sarana prasarana yang ada. Apabila sudah lemah segera diservice dan dilihat kembali. “Saya tidak menginginkan, ketika sedang melakukan penanganan bencana kendaraannya macet. Apabila masih memerlukan pemeliharaan segera diservice sehingga begitu dibutuhkan sudah dalam kondisi on fire,” terangnya.

Wabup Timbul menambahkan sinergisitas antar OPD sangatlah penting terkait penanganan kebencanaan. Karena itu, peralatan yang dimiliki setiap OPD harus betul-betul dalam kondisi siap.

“Prinsip kami adalah ketika ada bencana pemerintah bisa hadir bersama jajaran samping dan TNI-Polri bersama-sama menghadapi bencana tersebut. Baru setelah itu dilakukan assesment apa saja yang terjadi di sana. Kalau memang memerlukan bantuan, maka nantinya akan dibantu. Kalau bisa selesai di kecamatn maka tidak perlu diberikan bantuan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal