Tuesday, August 11, 2020
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Apel Bulanan Kopri

Pemkab Gelar Apel Bulanan Kopri

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar apel bulanan Korpri di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Jum’at (17/1/2020) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel bulanan Korpri ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo dan Perwira upacara Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi.

Apel bulanan Korpri ini yang dihadiri para staf ahli, asisten dan Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo ini diikuti oleh seluruh karyawan/karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo serta anggota PGRI Kabupaten Probolinggo.

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyampaikan upacara hari ini adalah upacara pertama di tahun 2020. Oleh karenanya, atas nama pribadi dan pemerintah daerah pihaknya mengucapkan selamat tahun baru 2020.

”Semoga tahun ini lebih baik dari tahun kemarin, semakin bersemangat dalam melaksanakan fungsi dan tugas masing-masing, meningkatkan disiplin khususnya dalam mencapai kinerja utama, kinerja individu dan berlomba-lomba menjadi pendukung utama dalam pencapaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo,” ungkapnya.

Tutug mengharapkan para pejabat yang memegang amanah dapat membawa perubahan yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Harus ada inovasi dan kecepatan yang lebih dalam melaksanakan tugas.

“Beberapa hari yang lalu Kabupaten Probolinggo memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Timur sebagai terbaik 10 Bupati/Walikota Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2020. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi OPD untuk terus berprestasi,” jelasnya.

Menurut Tutug, saat ini kita sedang memasuki musim hujan yang seringkali disertai dengan cuaca ekstrim. Untuk itu harus selalu waspada terhadap kejadian bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, longsor, angin kencang dan angin puting beliung akibat cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat pada saat terjadi bencana dan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal