Friday, December 13, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Berikan Pelatihan ICT Bagi Pelaku Industri Rumahan

Pemkab Berikan Pelatihan ICT Bagi Pelaku Industri Rumahan

Reporter : Mujiono
LECES – Informasi Komunikasi dan Teknologi sangat penting untuk pengembangan usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya kaum perempuan. Untuk mengembangkan potensi usaha dan dapat diketahui masyarakat yang luas, tentunya haruslah dilaksanakan pelatihan Informasi, Komunikasi dan Teknologi.

Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur menggelar pelatihan Information Comunication Technologies (ICT) bagi pelaku Industri Rumahan (IR), Senin (21/10/2019) di ruang pertemuan Akademi Managemen Informasi dan Komputer (AMIK) Taruna Leces Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono dan Kepala Seksi Penguatan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Ernawati. Terdapat 40 peserta dari pelaku usaha dan industri di 17 Kecamatan yang antusias mengikuti pelatihan Information Comunication Technologies (ICT).

Dari 40 peserta terbagi menjadi 2 (dua) kelas untuk mendapatkan materi ICT dari APTIKOM Wilayah 7 (tujuh) Jawa Timur di ruangan kelas Akademi Managemen Informasi dan Komputer (AMIK) Taruna Leces Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr Shodiq Tjahjono menjelaskan dengan meningkatnya peradapan teknologi, sudah waktunya para pelaku usaha memanfaatkan kemajuan teknologi ini.

“Melalui kegiatan ini nantinya akan menambah wawasan tentang dunia teknologi yang semakin berkembang pesat, sehingga dapat mempermudah mereka dalam mempromosikan hasil produk-produknya bagi pelaku usaha dan industri rumahan khususnya,” katanya.

Sementara Kepala Seksi Penguatan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur Ernawati menyampaikan, Industri Rumahan (IR) memiliki kontribusi yang cukup berarti dalam perekonomian masyarakat.

“Ibu-ibu harus memiliki jiwa semangat agar supaya usahanya menjadi lebih berkembang. Melalui IT inilah akan mendorong hasil usahanya untuk lebih bergerak cepat dalam proses pemasarannya,” ungkapnya.

Ernawati menegaskan kegiatan pelatihan Information Comunication Technologies (ICT) bagi pelaku Industri Rumahan (IR) sangat menunjang untuk pelaku usahanya. “Yakni dapat meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas produknya, peningkatan kompetensi SDM, perluasan pemasaran, efisiensi biaya produk, inovasi varian produk, kemudahahan pelayanan pemesanan, efisiensi distribusi produk, inovasi sistem manajerial dan lain sebagainya,” pungkasnya. (y0n)

cww trust seal