Thursday, June 27, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Meriahkan Harjakapro, Dispersip Gelar Bazar Buku dan Pameran Arsip

Meriahkan Harjakapro, Dispersip Gelar Bazar Buku dan Pameran Arsip

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-273 dan Hari Buku Nasional tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo menggelar bazar buku dan pameran arsip selama sebulan di halaman Kantor Dispersip Kabupaten Probolinggo, 19 April hingga 19 Mei 2019 mendatang.

Kegiatan yang mengambil tema “Mari Kita Tingkatkan Minat dan Budaya Baca Masyarakat” ini juga diisi dengan beberapa acara pendukung lainnya, seperti live music dan agenda edukasi lainnya. Harapannya, selain bisa memilih buku dan melihat-lihat arsip, pengunjung juga bisa menikmati hiburan yang sudah disediakan oleh panitia.

Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo dr. Endang Astuti mengungkapkan selain untuk memeriahkan peringatan Harjakapro ke-273 dan Hari Buku Nasional tahun 2019, kegiatan ini juga sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan menumbuhkan budaya literasi masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Bazar buku dan pameran arsip ini digelar mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB. Khusus untuk bazar buku, disediakan buku murah mulai harga Rp 5.000,” kata Endang saat melakukan peninjauan stand bazar buku dan pameran arsip, Jum’at (19/4/2019) malam.

Menurut Endang, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan literasi siswa maupun masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bazar buku ini sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir masyarakat dan menumbuhkan minat baca bagi pelajar serta masyarakat umum. “Karena ada istilah, orang yang pintar adalah yang dekat dengan buku. Artinya mereka yang senang membaca buku maka mendukung untuk menjadi pintar,” ujarnya

Endang menambahkan bahwa budaya membaca di kalangan masyarakat termasuk pelajar di Kabupaten Probolinggo sejauh ini memang belum menggembirakan. Untuk itu perlu dorongan banyak pihak untuk meningkatkan minat baca. “Selain itu perlu pula pemahaman yang lebih pada masyarakat tentang pentingnya membaca,” pungkasnya. (wan)