Sunday, August 9, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Lima Orang Tenaga Kesehatan dan Pemudik Sembuh dari COVID-19

Lima Orang Tenaga Kesehatan dan Pemudik Sembuh dari COVID-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Orang yang sembuh dari Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Hingga Kamis (4/6/2020) malam, sebanyak 5 (lima) orang sembuh dari COVID-19. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif.

Dengan demikian, orang yang sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Probolinggo mencapai 75 orang dari total 116 orang positif COVID-19. Sementara 39 orang masih dirawat dan 2 orang meninggal dunia.

“Kelima orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 ini terbagi dalam 2 (dua) klaster yang berbeda. Yakni, Klaster Pemudik dan Klaster Sukolilo,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Anang merinci, dari Klaster Sukolilo sebanyak 2 orang yakni perempuan berusia 37 tahun dari Desa Alaspandan Kecamatan Pakuniran dan perempuan berusia 30 tahun dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton.

Serta Klaster Pemudik sebanyak 3 orang yakni, laki-laki berusia 13 tahun dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan, laki-laki berusia 17 tahun dari Desa Krejengan Kecamatan Krejengan dan perempuan berusia 20 tahun dari Desa Randumerak Kecamatan Paiton.

“Alhamdulillah, ke-5 orang ini kondisinya bagus dan sehat. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif. Selanjutnya mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Menurut Anang, hasil swab ke-5 orang ini keluar hari ini langsung dari BBTKL Surabaya. Untuk penyakit lain tidak ada, karena memang mereka orang sehat dan OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari. Selain itu, mereka tetap harus melaksanakan protokol kesehatan dan protokol pekerjaan di tempat kerja secara baik dan benar supaya tidak terulang lagi semacam ini,” terangnya.

Anang juga mengingatkan saat kembali ke rumah jangan lupa untuk terus menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, jaga jarak dan tidak kontak fisik, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir serta menerapkan physical distancing.

“Untuk sumber penularannya untuk dari Klaster Sukolilo penularannya terjadi saat mereka mengikuti pelatihan di Surabaya dan dari orang terkonfirmasi positif sebelumnya. Lalu kalau yang Klaster Pemudik merupakan bawaan dari asal kedatangan masing-masing pemudik,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal