Saturday, September 26, 2020
Depan > Pemerintahan > KPU Gelar Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu Serentak 2019

KPU Gelar Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye Pemilu Serentak 2019

Reporter : Hendra Trisianto
PROBOLINGGO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat evaluasi fasilitasi kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 di Paseban Sena Probolinggo, Kamis (18/7/2019). Beragam rekomendasi dan problem solving muncul dalam rapat evaluasi fasilitasi kampanye tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dengan format FGD (Focus Grup Discussion) ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat. Di antaranya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Polri dan TNI, Bawaslu, LSM serta mahasiswa. Sekaligus perwakilan partai politik (parpol) atau LO yang mewakili di Kabupaten Probolinggo.

Rapat evaluasi fasilitasi kampanye Pemilu serentak tahun 2019 yang dipimpin oleh Komisioner KPU Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro.

Dalam kesempatan tersebut Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro menjelaskan detail tahapan kampanye Pemilu serentak 2019 yang dinilai oleh sebagian calon legislatif (caleg) terlalu lama. “Kampanye ini dilakukan dalam kurun waktu September 2018 hingga April 2019,” katanya.

Ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan dari rapat evaluasi fasilitasi kampanye tersebut. Diantaranya usulan bahwa waktu kampanye diperpendek menjadi 4 (empat) bulan saja. “Masa kampanye saat ini dinilai terlalu lama dan membuat banyak terjadi hoaks di masyarakat,” jelasnya.

Hal lain yang cukup menarik bahwa rekomendasi dan keinginan parpol yakni agar KPU selain membuatkan banner juga sekalian memasangnya. “Tidak semua parpol mempunyai anggaran uang untuk membeli paku,” tegasnya.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua elemen masyarakat terutama peserta Pemilu yang telah kooperatif dalam pelaksanaan kampanye. Sehingga di Kabupaten Probolinggo secara umum tidak ada pelanggaran yang menonjol. “Ini juga berkat kerja sama yang baik antara KPU-Bawaslu dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo,” katanya.

Lukman Hakim mengaku sangat bersyukur karena rapat evaluasi fasilitasi kampanye tersebut dapat berjalan lancar dan komunikatif, sehingga menghasilkan rekomendasi dan problem solving cukup banyak. “Semoga hasilnya bisa dijadikan referensi oleh KPU Kabupaten Probolinggo maupun KPU daerah lain hingga KPU Provinsi Jawa Timur. kabupaten/kota yang lain atau bahkan KPU Provinsi. Mengingat kegiatan ini menjadi satu-satunya di Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal