Sunday, August 9, 2020
Depan > Kemasyarakatan > KPRI Prastiwi, KPRI Pertama Gelar RAT Tahun Buku 2019

KPRI Prastiwi, KPRI Pertama Gelar RAT Tahun Buku 2019

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/1/2020) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan agenda membahas dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2019.

RAT yang dilaksanakan di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo di Desa Tamansari Kecamatan Dringu ini diikuti oleh ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo ini tercatat menjadi KPRI pertama di Kabupaten Probolinggo yang melaksanakan RAT Tahun Buku 2019.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya, perwakilan PKPRI Kabupaten/Kota Probolinggo serta Ketua KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo Rachmad Hidayanto.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menyampaikan sebagaimana diamanatkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, rapat anggota adalah keputusan tertinggi dalam koperasi serta wujud pelaksanaan demokrasi ekonomi, transparansi dan akuntabilitas dalam Koperasi.

“Rapat anggota merupakan komponen dari perangkat organisasi koperasi. Oleh karena itu, setiap koperasi primer terhitung 3 (tiga) bulan semenjak tutup buku wajib melaksanakan Rapat Anggota Tahunan sebagai pertanggungjawaban pengurus dan pengawas dalam melaksanakan pengelolaan koperasi sebagaimana mandatory anggota,” katanya.

Anung memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus dan pengawas KPRI Prastiwi yang notabene adalah ASN. Dengan beban tugas utamanya telah mampu melaksanakan tugasnya sebagai mandatory anggota dengan baik sehingga dapat melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 tepat waktu serta menjadi KPRI pertama di Kabupaten Probolinggo yang melaksanakan RAT Tahun Buku 2019.

“KPRI Prastiwi adalah koperasi yang sebenar-benarnya koperasi dan sesuai dengan jatidiri dan ideologi koperasi. Sebagaimana komitmen koperasi dari, oleh dan untuk anggota, maka menjadikan koperasi yang besar bukan hanya tugas pengelola koperasi, tapi juga atas peran serta anggota sebagai pemilik,” jelasnya.

Menurut Anung, rapat anggota ini dilakukan untuk membahas pertanggungjawaban kinerja pengurus dan pengawas terhadap tata kelola koperasi selama tahun buku 2019. “Manfaatkan momentum ini bagi anggota sebagai pemilik koperasi untuk benar-benar mencermati laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas serta membandingkan kinerja dengan rencana kerja yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Sementara Ketua Dekopinda Kabupaten Probolinggo Joko Rohani Sanjaya mengungkapkan rapat anggota ini menunjukkan wujud kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong pada koperasi. Koperasi harus mampu menanamkan ideologi dan jatidiri koperasi kepada anggotanya melalui pendidikan perkoperasian bagi anggota.

“Pendidikan perkoperasian bagi anggota saat ini menjadi sangat penting. Melalui pendidikan perkoperasian bagi anggota, multiplier efek bagi koperasi akan dirasakan manfaatnya. Mulai meningkatkan kesadaran anggota terhadap kewajiban berkoperasi, meningkatkan partisipasi anggota terhadap usaha koperasi serta membangun regenerasi koperasi. Sehingga, kebersinambungan usaha koperasi di masa depan akan terjaga,” ujarnya. (wan)

cww trust seal