Friday, October 23, 2020
Depan > Berita Terkini > Kontak Erat Kedua Pasien Positif COVID-19 Tidak Terlalu Banyak

Kontak Erat Kedua Pasien Positif COVID-19 Tidak Terlalu Banyak

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo telah menyampaikan adanya dua orang pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) baru di Kabupaten Probolinggo. Hanya saja kontak erat kedua pasien positif COVID-19 ini tidak terlalu banyak karena keduanya dari awal sudah menjalani isolasi mandiri.

Untuk pasien asal Desa Sentong Kecamatan Krejengan ini trackingnya tidak terlalu banyak karena yang bersangkutan langsung masuk ke tempat karantina begitu datang dari PLTU Batang, Provinsi Jawa Tengah, sehingga kontaknya tidak terlalu luas.

“Karena dia kita temukan pada saat berada di tempat karantina desa. Saat diperiksa di tempat karantina, ternyata dia reaktif rapid test. Setelah reaktif rapid test langsung kita masukkan isolasi mandiri, kita swab dan hari ini hasil swabnya positif,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto, Minggu (3/5/2020).

Hanya saja terang Anang, pihaknya tetap akan melakulan tracking kepada orang-orang terdekatnya walaupun tidak terlalu banyak. Sebab yang bersangkutan datang dari Batang langsung masuk tempat karantina sehingga belum sempat melakukan komunikasi dengan orang lain.

“Selama ini kita sudah melakukan tracking kepada para pemudik di tempat-tempat karantina. Karena banyak kasus yang perlu diwaspadai di jalur tempat karantina. Oleh karena itu kita akan semakin memperkuat pengecekan di tempat karantina,” jelasnya.

Sementara untuk pasien asal Desa Tamansari Kecamatan Dringu ini merupakan hasil tracking yang dilakukan dari pasien positif COVID-19 balita asal Desa Tamansari Kecamatan Dringu. “Kebetulan yang bersangkutan adalah kakek dari balita yang sudah positif virus Corona. Meskipun demikian, kita akan tetap melakukan tracking lebih lanjut terhadap kontak erat dengan kakek tersebut untuk mengantisipasi hal-hal terburuk,” terangnya.

Menurut Anang, untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran COVID-19 ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus memaksimalkan penerapan sosial distancing dan kawasan tertib physical distancing. Selain itu, check point akan lebih ditegakkan dan mewajibkan masyarakat selalu menggunakan masker apabila beraktifitas di luar rumah.

“Kuncinya tentu semuanya harus semakin masif. Kalau semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terlibat, masyarakat mendukung, ada kejujuran dari masyarakat pada keluarga yang baru datang dari mudik, maka hal itu akan segera selesai,” tegasnya.

Kalau tidak begitu tambah Anang, karantina itu tidak ada gunanya apabila masyarakat masih menyembunyikan keluarganya yang baru datang dari luar daerah. Karantina tidak akan maksimal apabila karantina tidak dilaksanakan sesuai dengan protokol. “Hal ini tidak akan maksimal, apabila sosialisasi terkait COVID-19 ini tidak dilakukan secara maksimal,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal