Tuesday, August 4, 2020
Depan > Pemerintahan > KKP-Komisi IV DPR RI Dukung Pengembangan Budidaya Perikanan di Kabupaten Probolinggo

KKP-Komisi IV DPR RI Dukung Pengembangan Budidaya Perikanan di Kabupaten Probolinggo

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Direktorat Jenderal Perikanan bersinergi dengan Komisi IV DPR RI menyalurkan bantuan kepada masyarakat pembudidaya perikanan perairan umum dan laut, Selasa (28/7/2020) pagi, di halaman depan Masjid Bin Aminuddin Pondok Pesantren Hati di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan.

Bantuan sebagai sarana pendukung kegiatan pengembangan perikanan budidaya ini berupa paket teknologi bioflog untuk pengembangan budidaya ikan lele serta beberapa jenis benih ikan untuk perairan laut dan perairan umum daratan.

Paket bantuan dengan perincian paket teknologi bioflog, 5 ribu ekor benih ikan mas, 60 ribu ekor benih ikan kerapu, 10 ribu ekor benih ikan kakap putih dan 15 ribu ekor bibit ikan nila. Paket bantuan ini secara simbolis diserahkan kepada Kepala Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan, Kepala Desa Randupitu Kecamatan Dringu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Ranu Sumber Sentong, Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Pokdakan Gili Aquamina.

Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Dirjen Perikanan Kementrian Kelautan dan Perikanan Arik Wibowo sangat mengapresiasi komitmen masyarakat Kabupaten Probolinggo yang tetap produktif meskipun tengah berada dalam pandemi COVID-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Komitmen untuk membangun pertumbuhan perikanan budidaya di daerah Kabupaten Probolinggo ini disebutnya sesuai dengan instruksi Presiden untuk memastikan daerah-daerah yang berada di zona hijau sentra produksi pangan nasional termasuk kawasan perikanan budidaya harus terjaga dan terus produktif sebagai upaya menanggulangi dampak pandemi global COVID-19.

“Kebutuhan pangan protein hewani akan terus meningkat dan ikan merupakan salah satu sumber makanan yang memiliki gizi dan protein yang sangat bagus untuk meningkatkan sistem imun kita untuk menjaga serangan dari segala macam penyakit termasuk COVID-19,” kata Arik Wibowo.

Arik Wibowo lebih lanjut menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini selain untuk memenuhi kebutuhan benih bagi pembudidaya juga untuk menunjang kebutuhan restocking ikan yang rutin dilakukan di danau, waduk dan perairan umum lainnya. Hal ini sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya ikan di alam agar ketahanan pangan masyarakat dapat terjaga melalui pemanfaatan perairan umum.

“Oleh karena itu kami menghimbau agar bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab agar fungsi dan peran perairan sebagai ekosistem dapat seimbang serta mampu meningkatkan hasil tangkapan ikan, pendapatan nelayan dan pembudidaya perikanan,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs H Hasan Aminuddin, M.Si mengemukakan bantuan ini akan disebar di berbagai tempat di Kabupaten/Kota Probolinggo. Mengingat besarnya potensi perairan umum darat di Kabupaten Probolinggo, untuk selanjutnya dirinya akan menargetkan 1 juta ekor benih ikan untuk ditebar.

“Target kami adalah bagaimana agar negara kita tidak sampai harus mengimpor ikan, karena potensi laut, danau dan sungai di negara ini terbentang luas. Maka wajib bagi kita semua untuk mengisi dan merawat potensi ini agar bisa menghasilkan dan memperkuat kedaulatan kita pada sektor perikanan dan pangan,” tandas Hasan Aminuddin.

Kegiatan restocking benih Ikan ini dihadiri juga oleh segenap pejabat Forkopimda Kabupaten Probolinggo. Dalam kesempatan tersebut restocking secara simbolis juga dilakukan pada saluran irigasi di sepanjang Pondok Pesantren Hati Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan berupa penebaran bibit ikan nila sebanyak 20 ribu ekor. (dra)

cww trust seal