Wednesday, August 21, 2019
Depan > Kesehatan > Kepengurusan SBH Puskesmas Krejengan Dikukuhkan

Kepengurusan SBH Puskesmas Krejengan Dikukuhkan

Reporter : Syamsul Akbar
KREJENGAN – Kepengurusan Saka Bhakti Husada (SBH) Pangkalan Puskesmas Krejengan resmi dikukuhkan, Sabtu (20/4/2019). Sebelum dikukuhkan, terlebih dahulu dilakukan pembentukan SBH Puskesmas Pajarakan. Pengukuhan ini dipimpin oleh Pimpinan Saka Bakti Husada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah.

Dalam kepengurusan ini, Kepala Puskesmas Krejengan dr. Moh. Erfan Kafiluddin dikukuhkan sebagai Ketua Mabi SBH, Pamong Saka adalah Ahmad Imam dan Pimpinan Saka/Koordinator Instruktur Solawati dengan 6 (enam) instruktur saka (Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Bina Gizi, Krida Bina Penanggulangan Penyakit, Krida Bina Obat dan Krida Bina PHBS. Sebagai Ketua Dewan SBH Puskesmas Pajarakan adalah Syaif.

Kepala Puskesmas Krejengan dr. Moh. Erfan Kafiluddin mengatakan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di puskesmas bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara mandiri untuk mendukung terwujudnya kecamatan sehat. Penyelenggaraan pembanguanan di puskesmas menggunaan prinsip-prinsip diantaranya paradigma sehat dan kemandirian masyarakat.

“Prinsip paradigma sehat maksudnya lebih mengutamakan preventif dan promotif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif. Sedangkan prinsip kemandirian masyarakat dimaksudkan puskesmas mendorong partisipasi dan kemandirian/pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat,” katanya.

Menurut Erfan SBH merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendorong dan meningkatkan partisipasi dan kemandirian masyarakat khususnya anggotanya yang masih berusia remaja yang akan menjadi penerus pembangunan kesehatan demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera.

“Saka Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan,” jelasnya.

Erfan menerangkan Saka Bakti Husada bertujuan untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya. Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugus depan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik.

“Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk mendarmabaktikan pengetahuan dan kecakapannya bagi masyarakat sekitarnya,” terangnya.

Lebih lanjut Erfan menambahkan SBH diadakan agar dapat menjdi sarana pendidikan dan pembinaan bagi para Pramuka Penegak dan Pandega untuk menyalurkan minat, mengembangkan bakat, kemampuan dan pengalaman dalam bidang kesehatan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara.

“Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman dalam bidang kesehatan, khususnya tentang lingkungan sehat, keluarga sehat, penanggulangan penyakit, gizi, obat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Selain itu, menanamkan sikap dan perilaku hidup sehat serta menjadi contoh bagi teman sebaya, keluarga dan masyarakat di lingkungannya serta menjadi sarana anggotanya dalam mendarmabaktikan pengetahuan dan keterampilannya untuk mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara Pimpinan SBH Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah mengharapkan setelah dibentuk dan dikukuhkan SBH Puskesmas Krejengan ini ada tindak lanjut secara terus menerus. SBH mampu memberikan pengetahuan dan ketrampilan tentang kesehatan kepada para anggota pramuka di gudep masing-masing.

“Selain itu memiliki sikap dan perilaku hidup sehat serta menjadi contoh bagi teman sebaya, keluarga dan masyarakat di lingkungannya. Serta mau dan mampu menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat,” harapnya. (wan)