Tuesday, November 12, 2019
Depan > Pendidikan > Kemenag Gelar Workshop PPKB PAI

Kemenag Gelar Workshop PPKB PAI

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Sebagai upaya pembinaan SDM dan kapasitas Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo menggelar workshop Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) Pendidikan Agama Islam (PAI), Rabu (4/9/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 405 orang guru Pendidikan Agama Islam dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK di Kabupaten Probolinggo. Narasumber dalam kesempatan tersebut terdiri dari H. Santoso, Muridlo, Nur Hidayati, Zainullah, Suhaji, Maimon, Nur Hidayati, Halimatus Sa’diyah dan Adam Malik.

Materi yang disampaikan meliputi kebijakan tentang tata kelola pengembangan tenaga Pendidik Ditjen Pendis, personal branding dan kontrak kerja, konsep umum PPKB, aplikasi siaga PPKB Guru PAI dan Penjaminan Mutu PPKB, penyelenggaraan PKB bagi GPAI, evadir GPAI, pelaporan hasil validasi PK Online dan penyusunan profil GPAI, pendampingan penyelenggaraan PPKB PAI, evaluasi kegiatan dan rencana tindak lanjut, pembelajaran PAI efektif, persamaan presepsi PPKB serta tugas mandiri.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Santoso mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada GPAI untuk senantiasa meningkatkan dan mengembangkan keprofesian selaku Guru Agama Islam.

“Selain itu, memberikan arah pengembangan keprofesian yang jelas untuk merefleksikan kinerja pendidikan dan pembelajaran serta berkelanjutan sesuai dengan profesinya. Disamping mendorong kemampuan profesional GPAI dalam mengembangkan potensi konolegde, karakter, skill, kecerdasan/kapacity dan habity (learning comonity),” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini Santoso mengharapkan GPAI memiliki komptensi dalam melaksanakan tugas pembelajaran dan pendidikan di sekolah. “Sekaligus, GPAI dapat meningkatkan kapasitas kompetensif secara akademik dan ilmiah untuk pengembangan SDM GPAI,” harapnya.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini nantinya akan dibentuk FDG melalui KKG dan MGMP untuk dapat merumuskan sistem dan metode pembelajaran, mewujudkan dinamika learning comonity untuk membentu karekter siswa yang integral dan moderat serta menyusun dan mengembakan karya ilmiah bagi guru dan siswa sebagai bagian pengembangan SDM. (y0n)