Friday, November 15, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Kader Posyandu Balita Tampilkan Inovasi dan Kreatifitas

Kader Posyandu Balita Tampilkan Inovasi dan Kreatifitas

Reporter : Hendra Trisianto
GADING – Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Abdul Halim meninjau puncak pelaksanaan Jambore Posyandu Balita tahun 2019, Selasa (15/10/2019) pagi di Kampung Kita Hotel dan Waterpark Desa Condong Kecamatan Gading.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo Dewi Korina, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, dr Anang Budi Yoelijanto beserta kepala OPD terkait selaku Tim Pokjanal Posyandu Kabupaten Probolinggo.

Pada hari kedua Jambore Posyandu kali ini Bupati Tantri berkesempatan untuk menyaksikan sekaligus mengapresiasi lomba mading dan lomba pentas seni yang diikuti oleh perwakilan kader posyandu balita dari 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Pada lomba tersebut masing-masing kelompok peserta dituntut kreatifitasnya untuk menyajikan karya-karya terbaiknya dalam melakukan penyuluhan posyandu melalui seni mading dan seni pertunjukan opera kekinian. Harapannya dengan media ini pesan dan makna dari program penanganan dan pencegahan stunting bisa lebih mudah ditangkap dan di pahami masyarakat.

Dalam pengarahannya Bupati Tantri mengapresiasi segala inovasi, kreatifitas dan semangat para kader posyandu balita ini. Oleh sebab itu pihaknya menyakini dalam waktu dekat permasalahan stunting yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah) besar di wilayah Kabupaten Probolinggo akan segera teratasi.

Bupati Tantri menegaskan keyakinannya dimana saat ini angka stunting Kabupaten Probolinggo telah turun menjadi 39%, dari yang awalnya sebesar 49,9% pada tahun 2013 sejak ditetapkannya Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu daerah penyandang stunting. Capaian ini disebut Bupati Tantri salah satunya merupakan berkat kecerdasan para kader posyandu. Oleh karena itu perlu untuk mendapatkan apresiasi masyarakat.

“Lima tahun kita bekerja keras dan hari ini tingkat stunting di Kabupaten Probolinggo turun menjadi 39%, masih cukup tinggi namun capaian ini tercatat sebagai prosentase penyelesaian tersignifikan dan terbesar di seluruh pemerintah daerah di Jawa dalam penanganan kasus stunting,” kata Bupati Tantri bangga.

Lebih lanjut Bupati Tantri berpesan agar terus meningkatkan sinergi dan koordinasi sebagai wujud komitmen bersama dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di masyarakat. Salah satunya adalah melalui peningkatan dan pemantapan tugas dan fungsi kader Posyandu.

“Kami optimis dengan melihat semangat, kerja keras para kader sehingga mencapai progres yang cukup signifikan. Semoga kedepan dengan kegiatan-kegiatan positif seperti ini akan lebih mampu menurunkan angka stunting lebih rendah sampai suatu saat pemerintah daerah dan Kabupaten Probolinggo dibebaskan dari permasalahan stunting,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal