Tuesday, October 27, 2020
Depan > Kesehatan > Jumlah PDP Bertambah Tiga Orang

Jumlah PDP Bertambah Tiga Orang

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Jum’at (17/4/2020) malam, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Probolinggo bertambah sebanyak 3 (orang) orang dengan rincian 2 (dua) orang dalam perawatan dan 1 orang meninggal dunia.

PDP yang sedang dalam perawatan berasal dari Desa Klenang Lor Kecamatan Banyuanyar dan Desa Gading Kulon Kecamatan Banyuanyar. Sementara untuk PDP yang meninggal dunia berasal dari Desa Sumberbulu Kecamatan Tegalsiwalan.

Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan untuk PDP asal Desa Sumberbulu Kecamatan Tegalsiwalan yang meninggal dunia ini masih belum sempat diperiksa swab dan ada sesaknya.

“Bisa saja dia karena masih PDP meninggal dunia bukan karena sakit dugaan COVID-19, tetapi penyakit penyerta yang lain. Memang belum bisa dikatakan COVID-19 karena memang masih belum ditegakkan diagnosanya, apakah dia ada COVID-19 atau tidak swab masih belum dilakukan,” katanya.

Untuk pemakamannya jelas Anang, sesuai dengan protokol kesehatan, PDP diasumsikan dugaan COVID-19. Dimana 4 (empat) jam setelahnya harus segera dimakamkan dan petugas pemakamannya harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) lengkap. “Semua ini dilakukan demi keselamatan masyarakat,” jelasnya.

Disamping itu terang Anang, untuk 2 (dua) orang PDP yang sedang dalam perawatan ini tidak dari mana-mana karena sesak dan sakit saja, terus tetap dimasukkan dalam PDP. “Karena sekarang kita tidak bicara dari mana, dia ada gambaran pneumoli, ada sesak dan dirawat, maka kita nyatakan dia sebagai PDP. Saat ini keduanya sedang menjalani perawatan di RSUD Tongas,” tegasnya.

Dengan adanya tambahan 3 (tiga) orang PDP ini, maka jumlah PDP di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 22 orang dengan keterangan 4 orang dalam perawatan, 12 orang sembuh dan 6 orang meninggal dunia. (wan)

cww trust seal