Tuesday, February 25, 2020
Depan > Pemerintahan > Jelang SP 2020 dan Susenas 2020, BPS-Pemkab Gelar Roadshow Lintas Instansi

Jelang SP 2020 dan Susenas 2020, BPS-Pemkab Gelar Roadshow Lintas Instansi

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Menjelang pelaksanaan Sensus Penduduk Tahun 2020 (SP 2020) dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2020 di Kabupaten Probolinggo, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo terus menggelorakan semangat masyarakat untuk mendukung dan mensukseskan agenda program nasional tersebut.

Seperti yang telah dilakukan sebelumnya, agar lebih efektif kali ini BPS bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan roadshow lintas instansi untuk mensosialisasikan SP 2020 dan Susenas 2020, Kamis (13/2/2020).

Diawali di ruang pertemuan Jabung Kantor Bupati Probolinggo, sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI-Polri dan beberapa perwakilan elemen masyarakat seperti unsur pelajar serta kalangan tokoh masyarakat dan tokoh agama Kabupaten Probolinggo.

Hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut Kepala BPS Kabupaten Probolinggo Bagus Sunggono, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo Yulius Christian sebagai moderator.

Saat itu selain disampaikan sosialisasi terkait SP 2020 dan Susenas 2020 oleh BPS, juga dibahas seputar permasalahan validasi data administrasi kependudukan yang menjadi persyaratan utama dalam melakukan SP 2020 secara online.

Selanjutnya setelah sosialisasi pertama selesai, tim sosialisasi juga mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo dan Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo. Kali ini turut serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo.

Pada salah satu kesempatannya, Bagus Sunggono mengemukakan, rangkaian sosialisasi ini memang untuk menyasar lebih banyak kalangan ASN lingkungan Pemkab Probolinggo. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan SP 2020 yang salah satunya adalah membutuhkan tingkat partisipasi masyarakat secara maksimal melalui jalur online.

Bedanya dengan sensus-sensus sebelumnya kata Bagus, metode yang digunakan saat ini adalah combine method. Yakni perpaduan antara metode manual melalui wawancara langsung oleh petugas, juga bisa dilakukan secara online yang tentunya jauh lebih efektif dan efisien.

Lebih lanjut Bagus menjelaskan metode online ini dilakukan secara mandiri oleh masyarakat, yakni dengan memanfaatkan Handphone (HP0 Android untuk mengakses aplikasi SP 2020 yang telah terintegrasi dengan database kependudukan.

“Bagi para ASN dan segenap elemen masyarakat yang telah tersosialisasi dan telah mengerti akan pentingnya SP 2020 ini, kami harapkan untuk menjadi pelopor. Satu HP Android bisa digunakan untuk banyak orang. Oleh karena itu setiap pelopor ini diharapkan agar ikhlas untuk meneruskan informasi tersebut serta menjadi jembatan bagi sanak famili serta para tetangga yang kurang begitu akrab dengan teknologi Android,” tandasnya. (dra)

cww trust seal