Friday, December 13, 2019
Depan > Pemerintahan > Inspektorat Gelar Kegiatan Klinik Konsultasi Kades Lawas

Inspektorat Gelar Kegiatan Klinik Konsultasi Kades Lawas

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Inspektorat Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Inspektorat Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Klinik Konsultasi berupa Kawal Desa Melalui Pengawasan (Kades Lawas) di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Selasa (3/12/2019).

Kawal Desa yang diikuti oleh para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Moh. Happy.

Kegiatan ini dihadiri oleh Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Inspektorat Provinsi Jawa Timur Syamsul Huda didampingi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Inspektur Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono, Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto serta Tim Kades Lawas Provinsi Jawa Timur.

Inspektur Kabupaten Probolinggo Sigit Sumarsono mengharapkan agar kegiatan ini dapat dioptimalkan oleh para Kepala Desa maupun Perangkat Desa. Program Kades Lawas yang digagas oleh Inspektorat Propinsi Jawa Timur ini memiliki tujuan untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi di desa.

“Dengan adanya solusi dari Tim Pendamping Kades Lawas, diharapkan nantinya permasalahan yang terjadi dapat diminimalisir, baik yang bersifat administrasi maupun yang lainnya,” harapnya.

Menurut Sigit, kegiatan Kades Lawas ini nantinya juga diharapkan dapat menyempurnakan pengelolaan bantuan keuangan desa, mulai dari perencanaan sampai dengan pelaporannya. Ruang yang diberikan untuk berdiskusi atau berkonsultasi diharapkan menjadi angin segar bagi para Kepala Desa beserta jajarannya, sehingga dapat mencegah dan mengurangi miss yang terjadi di desa.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pendampingan ini. Kami berharap dengan adanya pendampingan ini, pengelolaan Dana Desa semakin baik,” tegasnya.

Sementara Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan Inspektorat Provinsi Jawa Timur Syamsul Huda menyampaikan Klinik Konsultasi Kades Lawas ini dibentuk tahun 2017 dan se-Indonesia satu-satunya hanya berada di Jawa Timur. Klinik Konsultasi Kades Lawas ini diinisiasi diawali dari banyaknya perangkat desa yang terjebak kasus korupsi karena khilaf.

“Hanya karena dia khilaf saja dan tidak paham cara pengalihannya dan bagaimana bukti pertanggungjawabannya seperti apa. Saya tidak mau misalnya mereka karena kesalahan mereka silahkan. Tetapi kalau kekhilafan silahkan dijatuhi sanksi sesuai dengan porsi kesalahannya,” ujarnya.

Syamsul Huda menerangkan Klinik Konsultasi Kades Lawas ini sangat efektif dalam mengurangi kesalahan di desa. Sebab sebelum adanya klinik ini, ada beberapa kabupaten di Jawa Timur permasalahannya banyak dan begitu ada Kades Lawas hampir 0 persen permasalahannya.

“Jadi teknisnya, teman-teman Inspektorat Kabupaten Probolinggo, Inspektorat Provinsi Jawa Timur dan DPMD duduk di satu meja untuk melayani konsultasi desa. Selain kepala desa, satu desa yang diundang adalah Sekretaris Desa, Operator Desa dan Bendahara Desa yang mengelola keuangan desa,” terangnya.

Menurut Syamsul Huda, sesuai hasil klinik di beberapa kabupaten di Jawa Timur, permasalahan yang paling banyak adalah perangkat desa yang tidak bisa menghitung Pajak, sehingga disangkanya menggelapkan Pajak.

“Kedua, kepala desa tidak tahu sebenarnya tidak boleh membawa uang. Karena sebenarnya yang membawa uang adalah bendahara desa. Kecuali program itu ada di kepala desa, kalau tidak ada programnya keuangan harus dikelola oleh bendahara desa,” tegasnya.

Sedangkan Plt. Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Moh. Happy menyambut baik menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Kades Lawas yang diprakarsai oleh Inspektorat Provinsi Jawa Timur.

“Kami mengharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para aparatur pemerintahan desa di Kabupaten Probolinggo. Program Kades Lawas yang digagas oleh Inspektorat Propinsi Jawa Timur ini bertujuan untuk melakukan pembinaan secara teknis administrasi pengelolaan bantuan keuangan bagi aparatur desa di wilayah Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Happy menjelaskan kegiatan Kades Lawas ini nantinya juga akan berfungsi untuk menginventarisir permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan bantuan keuangan desa serta memberikan solusi konkret bagi perbaikan kebijakan daerah dalam pengelolaan bantuan keuangan. “Titik tekan dari kegiatan ini adalah ruang untuk bediskusi. Yakni, kepada seluruh Kepala Desa, perangkat desa yang mengelola keuangan desa maupun operator desa,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Happy menyampaikan banyak terima kasih atas pendampingan yang digagas oleh Inspektorat Provinsi Jawa Timur terhadap permasalahan di desa. “Semoga dengan adanya pendampingan ini, pengelolaan Dana Desa tidak akan menimbulkan persoalan terhadap pemerintahan desa,” harapnya. (wan)

cww trust seal