Tuesday, August 4, 2020
Depan > Pendidikan > Hasan Aminuddin Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren

Hasan Aminuddin Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si melakukan silaturahim dan memberikan bantuan dalam situasi wabah COVID-19 kepada pondok pesantren yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian reses masa persidangan IV Juli-Agustus 2020 suami Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE tersebut sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

Rabu (29/7/2020), silaturahim dan penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Arriyadloh Desa Pandean Kecamatan Paiton, Pondok Pesantren Roudhotul Hasanah Desa Mojolegi Kecamatan Gading dan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Kabag Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Didik Abdul Rohim serta sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Di setiap kunjungannya, Hasan Aminuddin disambut oleh pengasuh pondok pesantren dan Forkopimka setempat. Seluruh pesertapun menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mulai dari cuci tangan pakai sabun, memakai masker dan jaga jarak.

Tidak hanya itu, pesertapun sangat dibatasi jumlahnya tidak sampai melebihi 20 orang. Bahkan pelaksanaan kegiatan ini sendiri berlangsung tidak sampai dalam waktu satu jam. Peserta yang lupa tidak membawa masker langsung diberikan masker supaya langsung dipakai.

Hasan Aminuddin mengungkapkan silaturahim ke pondok pesantren ini dilakukan karena ingin memberikan bantuan sosial ke pondok pesantren agar supaya ekonomi pondok pesantren betul-betul mandiri.

“Selain itu sebagai sarana pendidikan awal tentang pengenalan potensi sumber daya perikanan danau, tawar dan laut kepada pesantren. Hari ini saya memberikan bioflog, bukan hanya tempatnya saja tetapi dengan bibitnya. Nantinya akan diberikan bantuan lele,” katanya.

Menurut Hasan, di sekitar pondok pesantren yang ada di Kabupaten Probolinggo ini memang banyak sungai-sungai sekunder maupun di kampung-kampung itu ada danau dan lain sebagainya. “Saya mempunyai benih dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang wajib saya sebar melalui program sejuta benih ikan. Jenisnya ada nila, emas dan lain sebagainya,” terangnya.

Oleh karena itu Hasan menawarkan kepada masyarakat, asalkan sungainya mampu dijaga dan melakukan penangkatan ikan yang benar maka nantinya akan diberikan bantuan benih. Jangan sampai menangkap ikan dengan menggunakan obat sehingga ikannya mati. “Padahal belum saatnya untuk dipanen. Sehingga tatkala komitmennya mampu menjaga kelestarian ikan akan saya beri termasuk siapapun yang mempunyai kolam,” tegasnya.

Hasan bercita-cita ada semacam kedaulatan petani dan nelayan di Republik Indonesia ini dengan hamparan yang begitu luas. Sebab Indonesia ini kaya dan mayoritas penduduknya nelayan dan petani. “Bagaimana kita motivasi kembali agar supaya nelayan dan petani ini bisa mandiri dan kaya,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal