Tuesday, October 27, 2020
Depan > Kemasyarakatan > FKPPI Targetkan Bentuk Kepengurusan 26 Rayon

FKPPI Targetkan Bentuk Kepengurusan 26 Rayon

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Saat ini anggota Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Probolinggo sudah banyak sekali yang senior-senior yang usianya sudah di atas 50 tahun. Oleh karena itu perlu dilakukan regenerasi anggota agar ke depan keberadaan FKPPI ini bisa lebih maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten dan Kota Probolinggo.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum FKPPI Probolinggo Ugas Irwanto dalam kegiatan konsolidasi organisasi bersama 150 orang kader FKPPI dari Kabupaten dan Kota Probolinggo di aula KPRI Prastiwi Kabupaten Probolinggo di Desa Tamansari Kecamatan Dringu, Sabtu (14/3/2020) pagi.

“Sudah waktunya para senior ini mengajak para keluarga purnawirawan ini untuk bergabung dengan FKPPI. Sebab ternyata banyak sekali calon-calon baru yang sangat potensial tetapi masih belum memiliki kesempatan untuk berbuat kepada masyarakat melalui FKPPI,” kata Ugas.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo ini menegaskan jika diprosentase sekitar 75% keanggotaan FKPPI saat ini masih didominasi oleh kalangan usia di atas 45 tahun. ‚ÄúPadahal salah satu fungsi dari FKPPI adalah sebagai penegak NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dan mencegah adanya paham radikalisme, khususnya di wilayah Kabupaten dan Kota Probolinggo,” jelasnya.

Ugas menerangkan FKPPI adalah organisasi kemasyarakatan yang mandiri dan professional mendukung cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945. “Salah satu tujuan dari FKPPI untuk menjadikan manusia yang berkepribadian Pancasilais dan berwatak luhur sehingga membentuk kader-kader pimpinan bangsa yang memiliki ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta sikap mental, moral dan budi pekerti yang luhur serta memiliki kesetiaan pengabdian pada NKRI,” terangnya.

Lebih lanjut Ugas menjelaskan anggota FKPPI ini terbagi menjadi 3 (tiga) kategori meliputi anggota biasa, anggota luar biasa dan anggota kehormatan. Sehingga untuk menjadi anggota FKPPI tidak harus dari keluarga TNI dan Polri saja, tetapi orang lain yang juga peduli terhadap FKPPI juga bisa menjadi anggota.

“Sebagai contoh, kami menjadikan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si sebagai Pembina FKPPI Probolinggo. Beliau bukan dari keluarga TNI dan Polri, tetapi sangat peduli dan berjasa besar terhadap keberadaan FKPPI. Sehingga bisa menjadi anggota kehormatan FKPPI,” tegasnya.

Ugas menambahkan bahwa ke depan pihaknya bertekad akan segera melengkapi kepengurusan FKPPI di 26 rayon Kabupaten dan Kota Probolinggo. Dengan demikian FKPPI bisa hadir bersama-sama masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

“Saat ini kami sedang melakukan penjaringan terhadap keluarga purnawirawan TNI dan Polri hingga tingkat kecamatan. Harapannya pada tahun ini kepengurusan di 26 rayon ini bisa terbentuk dan keberadaan FKPPI akan lebih eksis dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Kegiatan yang mengambil tema “Memberantas Paham Radikalisme, Komunisme dan Terorisme NKRI Harga Mati” ini juga menghadirkan seorang motivator dari Kodim 0820 Probolinggo. (wan)

cww trust seal