Thursday, August 6, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Dua Balita PDP Asal Bantaran dan Dringu Meninggal Dunia

Dua Balita PDP Asal Bantaran dan Dringu Meninggal Dunia

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 2 (dua) orang balita yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat meninggal dunia, Kamis (30/4/2020). Dua balita PDP ini berasal dari Desa Patokan Kecamatan Bantaran dan Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu.

“Dua balita PDP yang meninggal dunia ini masih anak-anak berusia hingga 2 tahun dan sakit infeksi paru-paru dan ada pneumoli serta kegagalan napas,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, memang sulit kalau masih anak-anak terkena penyakit infeksi paru-paru, terlebih keduanya juga ada sesaknya. Saat ini keduanya sudah dimakamkan dengan menggunakan protokol pemakaman pasien positif COVID-19.

“Kalau kita tetap mengarah bukan ke penyakit karena dugaan Corona. Tapi walaupun seperti itu, kita tidak bisa lengah tetap kita lakukan tracking, orang-orang terdekatnya kita lakukan rapid test. Namun untuk hasil rapid testnya masih belum keluar,” jelasnya.

Sementara untuk PDP lain yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Anang menyampaikan bahwa kondisinya masih stabil-stabil saja dan harapannya mereka tambah sehat. “Untuk hasil swabnya memang masih belum keluar semua. Hal ini dikarenakan di tingkat Provinsi Jawa Timur sempat terjadi kekurangan reagen,” tegasnya.

Hingga kini, jumlah PDP di Kabupaten Probolinggo sudah mencapai 46 orang atau bertambah 2 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai 44 orang dengan keterangan 17 orang dalam pengawasan, 13 orang selesai diawasi dan 16 orang meninggal dunia.

Serta, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 405 orang atau bertambah 10 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai 395 orang dengan keterangan 241 orang dalam pemantauan, 160 orang selesai dipantau dan 4 orang meninggal dunia. (wan)

cww trust seal