Saturday, November 23, 2019
Depan > Kemasyarakatan > DPPKB Berikan Pelatihan Tas Rajut Bagi Remaja Perempuan

DPPKB Berikan Pelatihan Tas Rajut Bagi Remaja Perempuan

Reporter : Syamsul Akbar
BANYUANYAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo selama 10 hari memberikan pelatihan tas rajut bagi remaja perempuan di Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar, Senin hingga Kamis (16-26/9/2019).

Pelatihan yang dipusatkan di Balai Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar ini diikuti oleh 15 orang peserta yang merupakan kaum remaja perempuan setempat. Kegiatan ini didanai dari alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 program kegiatan pembinaan dan pelatihan ketrampilan kerja bagi perempuan.

Secara resmi pelatihan ini ditutup oleh Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kamis (26/9/2019). Penutupan ini dihadiri oleh Camat Banyuanyar Moh. Syarifuddin, Koordinator PLKB Kecamatan Banyuanyar, Sekretaris Desa (Sekdes) Liprak Wetan Sukur, perwakilan Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo serta Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPPKB Kabupaten Probolinggo Amalia Etiq Primahayu.

Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengaku sangat bersyukur karena pelatihan tas rajut dalam rangka pemberdayaan kaum perempuan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan hasilnya bagus.

“Oleh karena itu, mereka masih perlu terus berlatih untuk peningkatan keterampilannya. Jadi nanti perempuan-perempuan yang selama ini mungkin hanya menjadi ibu rumah tangga dan tidak ada penghasilan, tapi kali ini mereka mempunyai keterampilan yang bisa menaikkan ekonominya,” katanya.

Menurut Shodiq, pelatihan tas rajut bagi remaja perempuan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan pendapatan keluarga. Tentunya untuk menjadi orang sukses harus selalu mencoba berlatih dan mencari referensi model-model yang bagus.

“Desa hendaknya bisa menindaklanjuti kegiatan ini dengan memberikan proses lanjutan dari Dana Desa. Nanti bisa mengundang lagi instruktur demi meningkatkan ketrrampilan masyarakat. Terlebih ada harapan produk tas rajut ini bisa menjadi ikon dari Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar,” tegasnya.

Sementara Camat Banyuanyar Moh. Syarifuddin menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPPKB Kabupaten Probolinggo dalam memberikan pelatihan tas rajut bagi remaja perempuan di Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar.

“Tentunya hal ini merupakan kebanggaan bagi kita bersama. Mudah-mudahan niat ikhlas dan tulus untuk menempatkan programnya disini dicatat sebagai amal ibadah dan harapannya bisa mendapatkan program kembali,” ujarnya.

Syarifuddin meyakini kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat. “Teruslah berlatih agar bisa terus berkembang lagi. Desa harus betul-betul mengawal kerajinan yang dihasilkan ini. Harapannya melalui RKPDesa tahun 2020 mendatang, pengembangan tas rajut bisa dianggarkan melalui Dana Desa,” tegasnya.

Sekdes Liprak Wetan Sukur mengharapkan kegiatan ini bermanfaat dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat. “Sekali lagi terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada masyarakat kami. Mudah-mudahan hasil pelatihan ini bisa terus berkembang dan dapat menjadi ikon dari Desa Liprak Wetan Kecamatan Banyuanyar,” harapnya. (wan)

cww trust seal