Wednesday, August 21, 2019
Depan > Kemasyarakatan > DPKH Sosialisasikan Program AUTS/K dan Aplikasi SIAP

DPKH Sosialisasikan Program AUTS/K dan Aplikasi SIAP

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi program Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) dan aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP) di ruang pertemuan Bentar Kabupaten Probolinggo, Senin (25/3/2019) siang.

Kegiatan ini diikuti oleh 80 orang peserta terdiri dari kelompok tani yang telah ikut AUTS/K dan pelaku usaha peserta ATS serta koordinator wilayah dan koordinator kecamatan dari DPKH dan Kepala UPT Puskeswan DPKH Kabupaten Probolinggo.

Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, PT Jasindo Malang dan DPKH Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi program AUTS/K oleh DPKH Kabupaten Probolinggo. Dilanjutkan dengan sosialisasi SIAP oleh PT Jasindo Malang. Dimana untuk tahun ini asuransi itu tidak lagi menggunakan sistem manual, tetapi memakai aplikasi SIAP.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Sekretaris Suprahono mengatakan asuransi adalah mekanisme pengalihan resiko dari tertanggung kepada penanggung dengan membayar premi asuransi sehingga penanggung berkewajiban membayar kerugian yang terjadi dan dijamin.

“Premi asuransi untuk sapi sebesar 2% dari harga pertanggungan sebesar Rp 10.000.000 per ekor. Yakni Rp 200.000 per ekor per tahun. Besar bantuan premi dari pemerintah sebesar 80% atau Rp 160.000 per ekor per tahun dan sisanya 20% atau Rp 40.000 per ekor per tahun swadaya peternak,” katanya.

Sementara Kasi Bina Usaha DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Retno Wigati mengungkapkan perkembangan AUTS di Kabupaten Probolinggo selama 3 (tiga) tahun terakhir. Untuk tahun 2016 target AUTS sebanyak 200 ekor dan realisasi 134 ekor. Tahun 2017 target AUTS sebanyak 300 ekor dan realisasi 1.418 ekor.

“Tahun 2017 selain AUTS (yang bersubsidi) juga mulai ada peserta ATS (Asuransi Ternak Sapi) yang tidak bersubsidi. Di tahun 2017 ini ada 52 klaim. Sementara tahun 2018 target AUTS sebanyak 500 ekor dan realisasi 1.537 ekor. Di tahun 2018 ini ada 84 klaim,” ujarnya.

Menurut Retno, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait dengan asuransi usaha ternak. Terlebih dengan adanya aplikasi SIAP mereka harus selalu update dengan menyajikan data secara tepat dan cepat. Hal ini penting untuk disampaikan karena asuransi usaha ternak ini maksimal 10 ekor saja yang dapat disubsidi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para peternak dan pelaku usaha peternakan memahami aturan terkait asuransi usaha ternak dan penerapan aplikasi SIAP sehingga tidak sampai mengalami kerugian. Karena dengan ikut asurani, mereka harus paham waktu untuk melakukan klaim agar tidak rugi,” harapnya.

Alfin Andreas dari PT Jasindo Cabang Malang menyampaikan bahwa tahun ini AUTS/K menggunakan layanan aplikasi SIAP. Dimana layanan ini dibuat untuk mengurangi human eror. ‚ÄúSelain itu untuk mempercepat dan mempermudah proses pendaftaran,” katanya.

Sedangkan Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Kusdiyanto mengungkapkan ada beberapa resiko yang dijamin bagi sapi atau kerja. Diantaranya mati karena penyakit, beranak dan mati karena kecelakaan serta hilang karena pencurian. “Target untuk Kabupaten Probolinggo tahun ini sekitar 700 ekor. Tahun 2018 lalu, dari target 500 ekor, realisasinya mencapai 1.537 ekor,” katanya. (wan)