Saturday, July 4, 2020
Depan > Kemasyarakatan > DPKH Lakukan Pengawasan Produk Hewan di Pasar Tradisional

DPKH Lakukan Pengawasan Produk Hewan di Pasar Tradisional

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo melakukan pengawasan produk hewan di pasar tradisional dan pendataan ternak, Selasa (17/12/2019) di Pasar Bayeman Kecamatan Tongas dan PT Santori.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur drh. Juliani Polswari didampingi oleh Kasi Kesmavet DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan.

Dari hasil pengawasan produk hewan dan pendataan ternak ini diperoleh hasil hiegine sanitasi di pasar trdisional perlu ditingkatkan, pemahaman pelaku usaha terkait produk hewan perlu sosialisasi dan pembinaan berkelanjutan serta sarana prasarana di kios daging perlu ditingkatkan.

“Harga daging sapi sebesar Rp 100.000-105.000 per kilogram, daging ayam rata-rata sebesar Rp 32.000 per kilogram, telur ayam berkisar Rp 20.000 per kilogram, telur asin sebesar Rp 2.500 per butir dan telur burung puyuh sebesar Rp 32.000 per kilogram,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesmavet drh. Nikolas Nuryulianto.

Menurut Niko, ternak sapi di Santori saat ini lebih banyak jenis lenor karena karakternya lebih kalem dibandingkan jenis bx. “Yang jelas, kegiatan pengawasan dan pendataan bersama Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur ini perlu diteruskan pada tahun mendatang,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal