Tuesday, October 27, 2020
Depan > Kemasyarakatan > DPKH Gelar Check List Penilaian Pra NKV Budidaya Unggas Petelur

DPKH Gelar Check List Penilaian Pra NKV Budidaya Unggas Petelur

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo melakukan check list penilaian pra NKV (Nomor Kontrol Veteriner) budidaya ungags petelur di CV Arya Agro Wijaya Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura, Selasa (21/7/2020).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih didampingi Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto.

Dasar hukum kegiatan adalah Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan serta Permentan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner Unit Usaha Produk Hewan.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan sebagai pembinaan terhadap unit usaha/pelaku usaha produk hewan yang belum memiliki NKV.

“Prinsipnya kegiatan ini dilakukan oleh oleh dinas daerah kabupaten/kota sesuai dengan Permentan Nomor 11 Tahun 2020 pasal 44 ayat 2 berupa check list pra NKV yang dilakukan oleh pengawas kesmavet/kasi kesmavet yang telah mendapatkan pelatihan audit NKV, katanya.

Dari kegiatan ini diperoleh CV Arya Agro Wijaya yang bergerak di bidang unggas petelur memiliki sekitar 150 pegawai dengan jumlah kandang 51 buah, dimana per kandang berisi ayam petelur sekitar 2.000-3.500 ekor.

“CV Arya Agro Wijaya sudah mendapatkan NKV Level 1 dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur untuk usaha pengumpulan, pengemasan dan pelabelan telur konsumsi pada tahun 2017. Pada tahun 2020 ini CV Arya Agro Wijaya juga berusaha untuk mendapatkan NKV dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur pada usaha unggas petelur,” jelasnya.

Menurut Niko, untuk itu CV Arya Agro Wijaya membutuhkan check list penilaian pra NKV oleh pengawas kesmavet/kasi kesmavet yang telah mendapatkan pelatihan audit NKV agar bisa dijadikan salah satu dasar/pedoman dalam memperbaiki hiegine sanitasi usaha unggas petelur CV Arya Agro Wijaya, sehingga mendapatkan rekomendasi dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo untuk dilakukan audit oleh tim audit Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

“Dari check list penilaian pra NKV ini diharapkan ada penambahan unit usaha di Kabupaten Probolinggo yang ber NKV, sehingga menjamin hiegine sanitasi produk hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) dan layak dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo khususnya,” tegasnya.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih berharap CV Arya Agro Wijaya segera mencukupi check list penilaian pra NKV yang telah dilakukan oleh pengawas kesmavet/kasi kesmavet agar segera bisa dibuatkan rekomendasi oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo untuk diajukan ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur. (wan)

cww trust seal