Sunday, December 15, 2019
Depan > Pemerintahan > Dispersip Sosialisasikan Perpustakaan Desa

Dispersip Sosialisasikan Perpustakaan Desa

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN
– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi perpustakaan desa (perpusdes) sebagai upaya perluasan transformasi perpustakaan desa untuk mengembangkan sumber daya manusia (human capitol development) dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Probolinggo.

Sosialisasi perpustakaan desa ini dilakukan di 10 desa meliputi Desa Sidomulyo dan Desa Triwungan Kecamatan Kotaanyar, Desa Paiton Kecamatan Paiton, Desa Alaskandang Kecamatan Besuk, Desa Kertonegoro dan Desa Sogaan Kecamatan Pakuniran, Desa Maron Kulon dan Desa Ganting Wetan Kecamatan Maron serta Desa Sumber Agung dan Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu.

Kegiatan ini dipusatkan di balai desa masing-masing. Di setiap titik kegiatan ini diikuti oleh kepala desa (kades), BPD, LKD, Karang Taruna (Katar), kader posyandu serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Wiwit Suryaningsih melalui Kasi Pembinaan, Kelembagaan dan SDM Khozaymi Hadi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang arti pentingnya pengelolaan perpustakaan desa. Serta mengenalkan perpustakaan desa kepada jajaran pengelola perpustakaan yang ada di tingkat desa.

“Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mentransformasi perpusdes tidak hanya sekedar tempat membaca saja namun juga sebagai ruang publik yang memfasilitasi potensi dan kebutuhan masyarakat agar bermanfaat dan menghasilkan perubahan positif bagi masyarakat sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya,” katanya.

Menurut Shemy, dengan adanya sosialisasi ini masyarakat, khususnya yang ada di 10 desa replikasi perpustakaan desa ini bisa memahami akan program transformasi perpustakaan desa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap perpustakaan desa bisa dikelola dengan baik. Sehingga bisa menarik minat masyarakat untuk datang berkunjung. Tentunya harus ada variasi layanan agar masyarakat bisa lebih betah dan nyaman selama berada di perpustakaan desa dan mau datang kembali,” harapnya.

Sebagai tindak lanjut nantinya setiap perpustakaan desa akan diberikan pelatihaan strategi pengembangan perpustakaan bagi pengelola perpusdes dari 10 desa di Kabupaten Probolinggo. Sekaligus pembinaan bagaimana melakukan pengelolaan perpustakaan desa yang baik. (wan)

cww trust seal