Tuesday, August 11, 2020
Depan > Pendidikan > Dispendik Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan UN SMP/MTs, Paket B dan Paket C

Dispendik Gelar Rakor Persiapan Pelaksanaan UN SMP/MTs, Paket B dan Paket C

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs, Paket B dan Paket C Tahun Pelajaran 2019/2020 di aula SDN Kedungdalem 2 Kecamatan Dringu, Kamis (12/3/2020).

Rakor yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi ini dibagi dalam 2 (dua) sesi. Sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB untuk SMP dan sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 13.00 untuk MTs dan Paket B/C.

Kegiatan ini diikuti oleh 414 orang peserta terdiri dari Kepala SMP, MTs serta Paket B dan C yang merupakan penyelenggara Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan rincian SMP 218 lembaga dengan 9.566 siswa, MTs 184 lembaga dengan 6.052 siswa dan Paket B 14 PKBM dengan 622 siswa.

“Rakor persiapan pelaksanaan UN SMP/MTs, Paket B dan Paket C ini dimaksudkan untuk mensukseskan jalannya pelaksanaan US dan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Kompetensi) jenjang SMP/MTs dan yang sederajat di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan SMP Dispendik Kabupaten Probolinggo Saiful Anwar.

Sementara Plt Kepala Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan proses pelaksanaan Ujian Nasional tahun pelajaran 2019/2020 sudah siap dan persiapannya ready. Seluruhnya 100% melaksanakan Ujian Nasional berbasis komputer. Anak-anak sudah siap dan sudah beberapa kali melakukan try out sekaligus simulasi.

“Insya Allah anak-anak dalam proses pelaksanaan Ujian Nasional sudah siap. Kita sudah melakukan koordinasi dengan PLN agar pelaksanaan Ujian Nasional listrik tidak padam. Kalau memang mengharuskan sesuatu, sekolah sudah siap dengan menyiapkan genset,” katanya.

Menurut Rozi, kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi pelaksanaan Ujian Nasional kepada semua kepala sekolah. Dimana kepala sekolah menandatangani Pakta Integritas yang didalamnya ada 4 (empat) poin dan menandatangani kesiapan pelaksanaan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Pakta Integritas itu isinya ada 4 (empat) meliputi melaksanakan sesuai dengan ketentuan, menjunjung tinggi kejujuran dan integritas, menjaga keamanan dan kerahasiaan serta meningkatkan hasil Ujian Nasional,” jelasnya.

Rozi menerangkan pihaknya masih mendapatkan informasi dari Menteri Pendidikan Kebudayaan RI bahwa Ujian Nasional tahun ini adalah ujian nasional terakhir. Ke depan namanya bukan Ujian Nasional tetapi lebih kepada Assesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dilaksanakan di pertengahan tahun dan tidak diakhir tahun.

“Melalui kegiatan ini kami berharap semua anak-anak yang sudah terdaftar bisa ikut ujian, semua anak-anak nilainya bagus dan pelaksanaan Ujian Nasional berjalan lancar tidak ada kendala apapun,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal