Friday, December 13, 2019
Depan > Pendidikan > Disnaker Sosialisasikan Penyebarluasan Informasi Pelatihan dan Produktivitas

Disnaker Sosialisasikan Penyebarluasan Informasi Pelatihan dan Produktivitas

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi penyebarluasan informasi pelatihan dan produktivitas di SMK Negeri 1 Sumberasih, Selasa (8/10/2019).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo Sugeng Agus Purnomo ini diikuti oleh 50 orang siswa/siswi kelas XII SMK Negeri 1 Sumberasih. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Probolinggo Herman Hidayat serta UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Probolinggo Ali Imron.

Kepala SMK Negeri 1 Sumberasih Heri Susanto menyampaikan bahwa SMK Negeri 1 Sumberasih merupakan satu-satunya SMK negeri yang berada di wilayah barat Kabupaten Probolinggo. Meskipun sudah berada dibawah pembinaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, pihaknya tetap mengharapkan dukungan semua pihak yang ada di Kabupaten Probolinggo. Karena siswa dan siswinya adalah masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membuka wawasan anak-anak kami sehingga tidak melihat dunia ini hanya Kabupaten Probolinggo dan Kecamatan Sumberasih saja. Setidaknya anak-anak memiliki potensi yang sama dengan yang lain,” ungkapnya.

Heri menyebutkan, generasi muda saat ini tidak banyak memiliki keberanian untuk mengadu nasib atau pergi ke luar daerah. Dengan adanya sosialisasi ini maka akan menyentuh keberaniannya sehingga terbuka wawasannya.

“Harapan saya mereka sudah menemukan lapangan pekerjaan yang diinginkan. Silahkan bertanya untuk membuka wawasan kalian. Buatlah jejaring komunikasi yang seluas-luasnya,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo Sugeng Agus Purnomo mengungkapkan bahwa ke depan bangsa Indonesia membutuhkan anak-anak yang terampil. Sehingga harus tetap belajar dan menuntut ilmu sebagai bahan untuk mencapai cita-cita.

“Saat ini bangsa Indonesia membutuhkan ketrampilan dari para anak muda sehingga bisa menambah wawasannya dalam mencari tenaga kerja. Didalam sekolah diberi teori tentang pekerjaan dan kami akan memberikan bekal ketrampilan,” ujarnya.

Agus menerangkan di Kabupaten Probolinggo telah tersedia UPT BLK (Balai Latihan Kerja) sehingga menambah ketrampilan anak-anak yang dapat masuk dalam ketrampilan. Karena memang didalam pekerjaan ke depan yang dibutuhkan adalah skill. Tidak hanya teori tapi ketrampilan yang cocok sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Kami berupaya untuk menambah ketrampilan lebih baik lagi. Artinya yang dibutuhkan oleh perusahaan sudah kita tangkap dengan memberikan ketrampilan. Mudah-mudahan lebih semangat lagi dalam menuntut ilmu dan meningkatkan ketrampilan,” terangnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnaker Kabupaten Probolinggo Herman Hidayat mengatakan maksud dan tujuan diadakannya sosialisasi kegiatan penyebarluasan informasi pelatihan dan produktivitas adalah untuk memperkenalkan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan UPT BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Probolinggo kepada masyarakat di tahun 2019 dan 2020.

“Memasuki dunia kerja tidak selalu mengandalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pendidikan formal, terkadang dibutuhkan skill/ketrampilan dan juga karakter building untuk menunjang proses memasuki dunia kerja,” katanya.

Dalam hal ini jelas Herman, peran dan fungsi UPT BLK Kabupaten Probolinggo membantu membekali calon tenaga kerja khususnya lulusan SMA/SMK yang tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi. “Dampak lebih luasnya diharapkan mampu mengurangi tingkat pengangguran serta mampu meningkatkan angka kesejahteraan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.

Selain di SMK Negeri 1 Sumberasih, sosialisasi penyebarluasan informasi pelatihan dan produktivitas ini juga dilaksanakan di SMK Nurus Sahid Kerpangan, SMK Bani Rancang, SMK NU Bantaran dan SMK Negeri 1 Lumbang. Masing-masing lembaga diikuti oleh 50 orang siswa kelas XII sehingga totalnya mencapai 250 orang peserta. (wan)

cww trust seal