Friday, September 20, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Disnaker Gelar Bimtek Pengukuran Produktivitas

Disnaker Gelar Bimtek Pengukuran Produktivitas

Reporter : Syamsul Akbar
GADING – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengukuran produktivitas di Kampoeng Kita Hotel dan Resto Desa Condong Kecamatan Gading, Rabu hingga Jum’at (11-13/9/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari para pelaku usaha mandiri/wirausaha yang ada di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari narasumber UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Provinsi Jawa Timur dan Disnaker Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin melalui Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Herman Hidayat mengungkapkan kegiatan ini dimaksudkan agar para pelaku usaha mandiri/mandiri menambah pengetahuan, mengerti dan memahami tentang teknis pengukuran produktivitas.

“Tujuannya, dapat mengukur tingkat produktivitas usahanya dengan melihat efisiensi proses produksi dengan membandingkan input yang digunakan untuk memproduksi out put berupa barang dan jasa,” ungkapnya.

Menurut Herman, produktivitas yang mereka geluti bisa memberikan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan input atau sumber daya yang dikeluarkan. Pada umumnya, pelaku usaha yang dilakukan oleh pelaku bisnis masih belum bisa menghitung secara cermat berapa produktivitas yang harus dilakukan.

“Konsep dari produktivitas itu output dibagi input. Jika output lebih besar dari input, maka produktivitasnya tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika output lebih kecil dari input berarti produktivitasnya rendah,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini Herman mengharapkan para pelaku usaha bisa meningkatkan produktivitasnya. Bagaimana nanti mereka bisa mengendalikan sumber daya yang ada agar lebih efisien dan hemat, tetapi produktivitasnya lebih tinggi.

“Jika perbandingan dari penggunaan sumber daya lebih rendah, maka mereka akan memperoleh hasil yang lebih tinggi dan sebaliknya. Hal ini mengingat persaingan dunia usaha yang sangat ketat sekali,” pungkasnya. (wan)