Wednesday, November 20, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Disnaker Berikan Pelatihan Wirausaha Baru

Disnaker Berikan Pelatihan Wirausaha Baru

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Surabaya memberikan pelatihan wirausaha baru, Senin hingga Jum’at (22-26/7/2019).

Pelatihan wirausaha baru ini dilaksanakan di Desa Bulu, Kelurahan Patokan, Kelurahan Sidomukti dan Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan. Masing-masing lokasi diikuti oleh 20 orang sehingga total pesertanya 80 orang. Mereka adalah ibu-ibu rumah tangga yang mempunyai usaha maupun yang mempunyai rencana usaha.

Dalam kesempatan tersebut para peserta ini mendapatkan materi tentang managemen kewirausahaan dan praktek wirausaha baru oleh narasumber dari UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Surabaya dan Disnaker Kabupaten Probolinggo.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin melalui Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Herman Hidayat mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membuka usaha baru ataupun meningkatkan produktivitas. Karena managemen kewirausahaan itu terkait dengan pengelolaan usaha maupun menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Selain itu, meningkatkan daya saing usaha. Sebab usaha itu tidak terlepas dari managemen yang baik.

“Misalnya, bagaimana bahan baku itu bisa lebih efisien dengan kualitas produk yang lebih bagus. Itu mengarah kepada mutu mulai dari input efisien, biasa produksi lebih murah dan waktu pengerjaannya lebih singkat, tetapi kualitasnya tidak menurun. Bila semua itu sudah terpenuhi, maka bisa bicara daya saing bagi mereka yang mempunya usaha,” katanya.

Menurut Herman, pelatihan ini diberikan dalam rangka untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan terlatih untuk menjadi tenaga kerja yang produktif. Karena pada umumnya dihadapkan pada sumber daya manusia yang tidak mempunyai ketrampilan atau tidak terlatih dan terdidik. Sehingga pelaku-pelaku kewirausahaan masih rendah atau masih kecil. Dengan demikian akan berdampak kepada tingkat produktivitas dan daya saingnya.

“Dengan pelatihan ini mereka menjadi pelaku wirausaha yang mampu bersaing dengan pelaku-pelaku usaha yang lain. Apalagi mereka harus memanfaatkan era digitalisasi zaman sekarang. Karena tantangan tenaga kerja sekarang dalam dunia usaha adalah memasarkan melalui online. Mereka sangat tergantung dengan digital. Bagaimana mereka mampu menjual produknya tanpa menyiapkan tempat untuk berjualan tetapi cukup dengan menawarkan melalui internet,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal