Monday, July 13, 2020
Depan > Kesehatan > Dinkes-GAIN Rumuskan Kebijakan 10 LMKM

Dinkes-GAIN Rumuskan Kebijakan 10 LMKM

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan The Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) dan Center for Public Health Innovation (CPHI) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menggelar workshop perumusan kebijakan 10 LMKM (Sepuluh Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui) di Kabupaten Probolinggo secara online, Sabtu (27/6/2020).

Kegiatan ini diikuti peserta dari fasilitas pelayanan kesehatan sebanyak 142 orang dan dihadiri oleh jajaran Dinkes Kabupaten Probolinggo, programer gizi, para pembuat kebijakan seperti direktur, manajer terkait atau administrator kebijakan kesehatan dan para tenaga kesehatan yang bertugas di ruang pelayanan yang memberikan input teknis dalam pembuatan SPO dari masing-masing fasyankes (fasilitas pelayanan Kesehatan).

Meskipun tengah pandemi COVID-19, kegiatan ini tetap dilaksanakan supaya masyarakat tetap mengerti akan pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi meski terhalang oleh kekhawatiran para orang tua dalam melakukan proses persalinan di fasyankes.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan meski dalam pandemi COVID-19, tidak membagi perhatian kita untuk ibu yang melahirkan beserta bayinya untuk tetap menjadi prioritas kita. Sehingga bayi tetap terjaga dari COVID-19 dan tetap sehat karena diasuh dan diberikan ASI oleh ibunya sendiri dengan pelayanan yang diterapkan dari kebijakan-kebijakan yang disusun oleh tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah Sakit.

“Yang mana kebijakan-kebijakan tersebut telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. Kebijakan yang dibuat juga lebih applicable dan tepat sasaran karena menghasilkan solusi yang aplikatif,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri fasilitator Dr. Mohammad Afiful Jauhani yang memberikan materi 10 LMKM dan Dr. Galih Endradita yang menanggapi pemaparan dari masing-masing perwakilan fasyankes tentang draft SPO 10 LMKM yang perlu disesuaikan sebagaimana arahan yang telah dijelaskan pada pelatihan pembuatan kebijakan 10 LMKM sebelumnya.

Selain itu, workshop perumusan kebijakan 10 LMKM ini juga diisi dengan pemaparan alur pelayanan fasilitas kesehatan dan kewenangan kebijakan 10 LMKM yang dilengkapi dengan fasilitas ruang laktasi dari pada masing-masing fasyankes yang kemudian disusul dengan tanggapan dari para narasumber dan sesi tanya jawab. (wan)

cww trust seal