Sunday, October 25, 2020
Depan > Kesehatan > Dinkes-GAIN Berikan Pelatihan Emo Demo Bagi Kader Posyandu

Dinkes-GAIN Berikan Pelatihan Emo Demo Bagi Kader Posyandu

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Global Alliance fot Improved Nutrition (GAIN) memberikan pelatihan emo demo bagi kader posyandu di aula STIKes Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan, Senin hingga Rabu (17-19/2/2020).

Pelatihan emo demo yang dilakukan untuk peningkatan gizi ibu, bayi dan anak dalam rangka gerakan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) di Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 568 kader, 147 bidan desa dan 15 petugas puskesmas di Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan pelatihan emo demo bagi kader posyandu ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dan bidan untuk melaksanakan metode perubahan perilaku emotional demonstration yang akan dilaksanakan di posyandu.

“Secara khusus, kegiatan ini dilakukan untuk menyediakan kader posyandu di 15 puskesmas wilayah adopsi yang mampu memfasilitasi kegiatan emo demo saat pelaksanaan posyandu serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam memfasilitasi dan pendampingan proses pelaksanaan emo demo di tingkat posyandu oleh kader dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Anang, Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2013 tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi untuk prioritas perbaikan gizi pada Gerakan 1000 HPK telah menetapkan empat strategi utamanya. Yakni, menjadikan perbaikan gizi sebagai arus utama pembangunan, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di semua sektor, peningkatan intervensi berbasis bukti yang efektif dan peningkatan partisipasi masyarakat.

“Sejalan dengan Gerakan 1000 HPK, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak tahun 2012 melalui Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 63 Tahun 2011 telah mengembangkan sebuah wadah yang disebut Taman Posyandu untuk dapat memberikan layanan lengkap bagi balita, termasuk layanan kesehatan, stimulasi pendidikan dan pengasuhan anak melalui posyandu, PAUD dan BKB,” jelasnya.

Anang menjelaskan dalam upaya mendukung Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam rangka 1000 HPK, Dinkes Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan GAIN melaksanakan adopsi emo demo yang merupakan metodologi perubahan perilaku yang inovatif dengan pesan-pesan sederhana dan menyenangkan untuk mendukung gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan di 15 puskesmas.

“GAIN telah mengembangkan implementasi di 12 puskesmas sejak tahun 2018 (Paiton, Pakuniran, Glagah, Kraksaan, Maron, Suko, Tongas, Curahtulis, Tiris, Ranugedang, Krejengan dan Jabungsisir). Target di tahun 2020 seluruh posyandu di Kabupaten Probolinggo telah mendapatkan pelatihan,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menambahkan pelaksanaan adopsi emo demo di 15 puskesmas dengan menggunakan penganggaran APBD. Guna mendukung keberhasilan kegiatan tersebut, maka diperlukan support bagi MOT sebagai fasilitator pelatihan emo demo bagi kader dan bidan.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan 568 kader, 147 bidan desa dan 15 petugas puskesmas mampu melaksanakan metode perubahan perilaku PMBA Emo Demo untuk percepatan penurunan angka stunting, pendalaman dan penyamaan persepsi tentang modul pelatihan Emo Demo Tema-1 dan rencana pelaksanaan kegiatan Emo Demo di posyandu,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal