Thursday, June 27, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Gelar FGD Sinergitas UMKM

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Gelar FGD Sinergitas UMKM

Reporter : Yono

DRINGU – Dalam rangka menyukseskan program peningkatan ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Desa Dringu Kecamatan Dringu, Selasa (5/2/2019).

FGD bertema “Peranan dan Sinergitas UMKM terhadap Potensi Wisata Daerah” itu dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang UMKM pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Zulkarnain.

Hadir pada kesempatan tersebut Camat Dringu Hari Kriswanto, Kepala Desa Dringu Bukhari Subhan beserta segenap perangkat desa Dringu. Peserta FGD yang dimulai pukul 09.00 WIB itu adalah pelaku UMKM khususnya sektor wisata wilayah tengah yang meliputi Kecamatan Dringu, Kecamatan Gending dan Kecamatan Sumberasih.

Pada sambutannya Kabid UMKM Zulkarnain menyampaikan agar pantai di sepanjang pesisir Kabupaten Probolinggo lebih dikembangkan lagi dalam rangka menunjang peningkatan ekonomi lokal.

Diharapkan produk UMKM yang dipasarkan di obyek wisata tersebut dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat. Dari kegiatan ini Zulkarnain mengharapkan masukan dari peserta FGD.

“Ilmu praktis dari pelaku usaha yang sudah berhasil memasarkan produknya hingga ke luar negeri tentunya akan sangat bermanfaat dalam memotivasi pelaku usaha lain yang baru memulai usahanya,” ujarnya.

Sementara Camat Dringu Hari Kriswanto sangat mendukung diselenggarakannya FGD tersebut sebab sejalan dengan semangat untuk meningkatkan perekonomian lokal melalui pengembangan sektor wisata.

Disampaikannya, di Kecamatan Dringu ada beberapa pantai yang potensial untuk dikembangkan. Oleh karena itu ia berharap BUMDes dapat berperan dalam pengelolaannya. Melibatkan BUMDes dalam pengelolaannya.

Sementara Bukhari Subhan yang juga bertindak sebagai narasumber menjelaskan, untuk pengembangan sektor wisata dituntut sinergitas antara pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha. Pada FGD ini pelaku UMKM yang hadir diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman tentang keberhasilan usahanya sekaligus memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo.(i0n)