Sunday, July 5, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Desa Dungun Kedatangan Tim Penilai Lomba PHBS Jatim

Desa Dungun Kedatangan Tim Penilai Lomba PHBS Jatim

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Setelah memastikan diri sebagai salah satu nominasi dalam lomba PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) tahun 2020 Provinsi Jawa Timur, Desa Dungun Kecamatan Tongas kedatangan Tim Penilai Lomba PHBS Tingkat Provinsi Jawa Timur dalam rangka Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan Tahun 2020, Rabu (8/1/2020).

Tim yang terdiri dari 4 (empat) orang ini dipimpin oleh drg. Fitria Dewi yang juga Wakil Ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV TP PKK Provinsi Jawa Timur ini disambut di Balai Desa Dungun Kecamatan Tongas.

Kedatangan tim penilai ini disambut oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Sudjilawati Soeparwiyono, Camat Tongas Abd. Ghafur dan Ketua TP PKK Kecamatan Tongas, Forkopimka Tongas, Kepala Desa Dungun M. Mujib dan Ketua TP PKK Desa Dungun.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, RSUD Tongas, pengurus TP PKK Kabupaten Probolinggo, Puskesmas Tongas, FKKS Tongas, Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Tongas serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba PHBS Tingkat Provinsi Jawa Timur. “Kegiatan ini sangat bermakna dalam usaha senantiasa meningkatkan kapasitas pembangunan di tingkat desa yang diarahkan pada peningkatan derajat kesehatan yang optimal,” katanya.

Menurut Ny. Nunung, sebagaimana dipahami bahwa TP PKK pusat, TP PKK Provinsi dan daerah senantiasa menunjuklan perhatian terhadap pembangunan kesehatan masyarakat.

“PHBS adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan. Selain itu dapat menunjang dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Istri Wakil Bupati Probolinggo ini menerangkan jumlah PHBS yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat berdampak pada kesehatan individu maupun lingkungannya.

“Dengan ber-PHBS di tingkat rumah tangga merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga, agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Berdasarkan hal-hal tersebut terang Ny. Nunung, pihaknya memiliki keyakinan, seluruh anggota tim sependapat dengan penilaian yang telah dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Probolinggo, atas keberhasilan capaian upaya kader PKK Desa Dungun Kecamatan Tongas. “Tidaklah berlebihan apabila pada saatnya nanti kami berharap Desa Dungun Kecamatan Tongas mendapatkan predikat baik dalam penilaian Lomba PHBS di tingkat Provinsi Jawa Timur,” harapnya.

Sementara Ketua Tim Penilai drg. Fitria Dewi menyampaikan selamat karena Desa Dungun Kecamatan Tongas sudah menjadi salah satu nominasi dalam Lomba PHBS Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2020.

“Kami memberikan apresiasi atas kerja para kader PKK yang ada di Desa Dungun Kecamatan Tongas. Sebab kader-kader ini memiliki peran yang sangat besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang PHBS. Salah satunya melalui gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun yang semangatnya luar biasa,” ujarnya.

Hanya saja terang Fitri, kemampuan kader harus selalu diasah melalui bimbingan dari OPD terkait di lingkungan Pemkab Probolinggo. Karena kader kalau ditanya tidak pernah mempunyai uang dan anggaran, sehingga perlu binaan dari OPD terkait.

“Selain itu, pemberdayaan masyarakat juga perlu digalakkan. Namun tidak hanya pemberdayaannya saja, tetapi juga regulasi dan anggarannya di desa. Kegiatan ini merupakan bentuk keterpaduan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tentunya peran tokoh masyarakat dan tokoh agama juga sangat besar,” terangnya.

Fitri juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang ada di wilayah Desa Dungun Kecamatan Tongas. Sebab di daerah lain kegiatan posyandu tidak bisa berjalan tanpa adanya dukungan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Dulu anak periksa ke posyandu kalau ada yang mengantarkan. Disini Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat besar dalam mengantarkan anak-anak datang ke posyandu. Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat handal untuk merayu anaknya supaya bisa ditimbang. Pendekatan ini sangat penting yang menunjukkan adanya keterpaduan dan semua mempunyai peran,” tegasnya.

Selanjutnya dilakukan pemaparan tentang program PHBS yang sudah dilaksanakan di Desa Dungun Kecamatan Tongas oleh kader TP PKK Desa Dungun Kecamatan Tongas. Kemudian dilanjutkan dengan penilaian lapangan dengan mengunjungi beberapa titik sesuai dengan 10 indikator program PHBS. (wan)

cww trust seal