Tuesday, September 29, 2020
Depan > Pemerintahan > Cegah COVID-19, Lakukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah COVID-19, Lakukan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sejak Rabu (22/7/2020), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo melakukan penegakan disiplin protokol kesehatan. Hal ini dilakukan karena beberapa hari terakhir, masyarakat itu cenderung mensalahartikan situasi yang ada.

“Dengan adanya istilah New Normal, mereka seolah-olah sudah mulai menganggap situasi ini sudah menjadi normal kembali dan bukan norma baru, sehingga banyak masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, masyarakat sudah jarang menggunakan masker dan bergerombol. “Makanya Satgas Penegakan Hukum hingga beberapa hari ke depan akan melakukan penegakan protokol kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan aparat dari Polres Probolinggo dan Kodim 0820 Probolinggo,” jelasnya.

Anang menerangkan yang mereka lakukan adalah melihat dari titik-titik tertentu seperti pasar tradisional, pasar modern, toko, warung, restoran dan hotel. Apakah mereka sudah menyediakan sarana prasarana untuk protokol kesehatan, apakah mereka sudah membuat aturan-aturan tentang protokol kesehatan dan apakah mereka sudah berusaha mengingatkan para pengunjungnya untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Apakah mereka mengingatkan agar pengunjungnya selalu memakai masker, sering cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir maupun selalu menjaga jarak. Itu yang dilakukan mulai hari ini dan beberapa hari ke depannya,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menegaskan seandainya ada yang tidak menerapkan protokol kesehatan, maka akan ditegur dan dilakukan pembinaan. “Kalau memang sudah berkali-kali maka kemungkinan akan ditutup dulu sampai bisa memenuhi sarana prasarana protokol kesehatan, kemudian bisa dibuka lagi,” tambahnya.

Anang menambahkan pihaknya akan memberikan sanksi-sanksi sosial ke masyarakat yang tidak patuh pada protokol kesehatan mulai dari tidak menggunakan masker, tidak pernah cuci tangan, tidak jaga jarak aman maupun sering melakukan kontak fisik dan lain sebagainya. “Harapannya masyarakat tanpa ada sanksi tetap masih menyadari bahwa kita masih belum terlepas dari pandemi COVID-19,” harapnya. (wan)

cww trust seal