Wednesday, November 20, 2019
Depan > Pendidikan > Bupati Tantri Launching Gerakan Ayo Membangun Madrasah

Bupati Tantri Launching Gerakan Ayo Membangun Madrasah

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi melaunching (rilis) “Gerakan Ayo Membangun Madrasah (GERAMM)”, Senin (4/11/2019) pagi di Gedung Islamic Centre (GIC) kota Kraksaan.

Launching dan sekaligus sebagai komitmen bersama para insan pendidikan madrasah dalam penguatan Gerakan GERAMM di Kabupaten Probolinggo tersebut ditandai dengan penabuhan gong oleh Bupati Tantri disaksikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo Santoso.

Dalam sambutannya Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengapresiasi segenap kekompakan, kebersamaan serta komitmen yang dimiliki kepala madrasah dan segenap insan pendidikan madrasah mulai dari kepala madrasah, guru tingkat RA sampai Aliyah yang selama ini turut serta dalam peningkatan pembangunan IPM melalui bidang pendidikan madrasah.

Ke depan Bupati Tantri berharap tujuan GERAMM untuk mewujudkan madrasah hebat dan bermartabat melalui peningkatan empat performa. Yakni melalui Gerakan Madrasah Inovasi (Gemi), Gerakan Madrasah Sehat (Gemes), Gerakan Literasi Madrasah (Gelem), Gerakan Furudul ‘Ainiyah (Gefa’) dan peningkatan kompetensi guru, kepala madrasah dan pengawas ini bisa terwujud dan terlaksana dengan baik.

“Inilah tantangan zaman dengan segalanya kemajuan teknologi informasinya yang harus dijawab oleh seluruh insan pendidikan madrasah termasuk Revolusi Industri 4.0. Jika seluruh gerakan ini terlaksana dengan baik, maka madrasah akan menjadi ladang lahirnya inovasi-inovasi yang dilahirkan oleh sumber daya manusia madrasah termasuk santriwan-santriwati madrasah,” terangnya.

Bupati Tantri menegaskan bahwa selama ini kebijakan-kebijakan untuk mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Probolinggo adalah untuk meneruskan ikhtiar Bupati Probolinggo sebelumnya yakni Drs H Hasan Aminuddin M.Si. Yakni tidak ada dikotomi dan perbedaan antara sekolah dalam naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo atau dibawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Karena masing-masing adalah untuk melayani rakyat Kabupaten Probolinggo, Bupati Tantri menyebutkan bahwa hal ini juga membawa konsekuensi bagi pihaknya untuk mendukung seluruh madrasah di Kabupaten Probolinggo selama sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Kementrian Agama.

“Senyampang saat ini masih dalam proses penyusunan APBD Kabupaten Probolinggo, kami membuka ruang diskusi untuk membahas terkait apa yang bisa dibackup oleh Pemkab Probolinggo dan Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo. Sehingga harapannya setelah launching GERAMM ini kita bisa menghasilkan sesuatu yang kongkrit demi kemajuan pendidikan. (dra)

cww trust seal