Friday, November 15, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Bupati Tantri Kunjungi CJH Kerja Serabutan Asal Alastengah

Bupati Tantri Kunjungi CJH Kerja Serabutan Asal Alastengah

Reporter : Syamsul Akbar
BESUK – Safari haji yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo tidak hanya untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saja. Selasa (25/6/2019), Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengunjungi Calon Jamaah Haji (CJH) Latifah binti P Iya Santoso (50), warga Dusun Krajan Desa Alastengah Kecamatan Besuk.

Turut mendampingi Bupati Tantri, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Nur Azizah, Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Didik Abdul Rahim, Kabag Humas, Protokol dan Rumah Tangga Heri Mulyadi, Camat Besuk Puja Kurniawan dan Kepala Desa Alastengah Isma’il.

Safari haji kali ini terbilang dilakukan secara mendadak agar tidak terlalu merepotkan tuan rumah yang dikunjungi. Sehingga kegiatan safari haji ini berlangsung sangat sederhana sekali.

Latifah adalah warga desa biasa yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan kerja serabutan. Penghasilannya terbilang sangat minim berada pada kisaran Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per hari. Namun dengan penghasilan yang tergolong kecil itu ia mampu istiqomah berikhtiar hingga bisa menunaikan ibadah haji tahun ini.

Saat menerima kunjungan Bupati Tantri tersebut Latifah bercerita bahwa dirinya mulai mendaftar haji pada tahun 2010 lalu. Tetapi dia baru bisa melunasi tabungan haji dengan menjual sisa harta yang dimilikinya seperti hewan ternak berupa sapi dan beberapa harta lainnya.

“Sebenarnya saya mau berangkat tahun 2018, tetapi saya tidak mempunyai uang untuk melunasi. Akhirnya saya mengumpulkan uang lagi untuk bisa melunasi tabungan haji. Alhamdulillah, bisa berangkat tahun 2019 ini,” kata Latifah.

Meskipun sudah bisa melunasi tabungan hajinya, tetapi Latifah mengaku saat ini tidak mempunyai uang saku banyak yang akan dibawa ke tanah suci. Namun uang yang dimiliki diyakininya akan cukup untuk bekal selama berada di tanah suci. “Allah itu Maha Pemurah dan Maha Penyayang, saya akan terus berdoa supaya uang saku yang saya bawa bisa cukup untuk bekal di tanah suci,” terangnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE sangat mengapresiasi tekad dan keuletan Latifah yang selalu berikhtiar dengan menabung sambil terus berdoa sehingga akhirnya bisa menunaikan ibadah haji.

“Alhamdulillah, apa yang sudah dilakukan oleh Ibu Latifah ini bisa ditiru oleh warga lainnya. Dengan keyakinan dan tekad yang bulatnya mampu melaksanakan ibadah haji meski dengan penghasilan yang sangat minim,” katanya.

Oleh karena itulah Bupati Tantri meminta masyarakat apabila ada tetangganya yang akan berangkat menunaikan ibadah haji supaya segera menjenguk dan memberikan doa agar supaya selamat dan sehat ketika menunaikan ibadaht haji di tanah suci Mekah dan Madinah.

“Ketika mendatangi orang yang akan berangkat haji, janganlah mengharapkan oleh-olehnya, tetapi mintalah agar nanti saat berada di tanah suci bisa didoakan supaya bisa juga menunaikan ibadah haji. Tirulah apa yang sudah dilakukan oleh Ibu Latifah, meskipun penghasilannya minim dia bisa berangkat berkat doa dan usaha,” pungkasnya.

Terpisah Camat Besuk Puja Kurniawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Probolinggo yang sudah mengunjungi Latifah, CJH tahun 2019 asal Desa Alastengah. “Menjadi motivasi tersendiri bagi saya pribadi dan masyarakat Kecamatan Besuk pada umumnya, atas kegigihan dalam menyisihkan sebagian penghasilan hasil kerja sebagai asongan (pemulung) Rp 20 ribu per hari bisa berangkat haji,” ungkapnya. (wan)

cww trust seal