Wednesday, November 20, 2019
Depan > Pemerintahan > Bupati Tantri Buka Forum Diskusi Grup Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Bupati Tantri Buka Forum Diskusi Grup Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE secara resmi membuka kegiatan forum diskusi grup strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digelar Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo di ruang pertemuan Bale Hinggil Probolinggo, Kamis (7/11/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari wajib pajak dan pemungut pajak serta retribusi. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang peningkatan pendapatan asli daerah untuk pembangunan dan pengurangan kemiskinan dari narasumber Ketua ISNU Provinsi Jawa Timur dan Direktur Pasca Sarjana Unisma Malang Prof DR Mas’ud Sa’id.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam hal ini Badan Keuangan Daerah dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Probolinggo Tentang Bidang Pertanahan dan Pendapatan serta Badan Keuangan Daerah dengan KPP Pratama Probolinggo Tentang Koordinasi, Konsolidasi dan Harmonisasi Kerja Sama Bidang Perpajakan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono dengan perwakilan BPN Kabupaten Probolinggo dan KPP Pratama Probolinggo. Penandatanganan ini disaksikan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE dan narasumber Ketua ISNU Provinsi Jawa Timur dan Direktur Pasca Sarjana Unisma Malang Prof. Dr. Mas’ud Sa’id.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo mengungkapkan kegiatan forum diskusi baik wajib pajak dan pemungut pajak agar dapat mempermudah pelayanan pajak dan retribusi daerah serta mengoptimalkan dan meningkatkan pendapatan daerah dimana nantinya dapat digunakan pembangunan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menyampaikan kegiatan ini dilakukan dengan maksud bagaimana bisa mengoptimalkan PAD. Dimana semangat dari para wajib pajak dan pemungut pajak serta retribusi sangat luar biasa dalam rangka mengoptimalkan perolehan PAD Kabupaten Probolinggo.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil arahan dari KPK beberapa bulan yang lalu. Dimana PAD akan menjadi sesuatu yang menjadi atensi nasional, khususnya KPK sehingga forum diskusi grup adalah semangat kita bersama seluruh stakeholder bagaimana mengoptimalkan PAD yang hari ini bukan karena sedikit atau banyak. Tapi trend 6 (enam) tahun terakhir tidak signifikan,” katanya.

Menurut Bupati Tantri, PAD dalam hal ini semacam amunisi bagi Pemerintah Daerah untuk melaksanakan seluruh program di Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu harapannya bagaimana nanti setelah kegiatan ini mampu menyusun strategi dan rencana aksi sehingga kebersamaan yang sangat indah bisa dilaksanakan sesuai dengan tupoksi masing-masing dan mampu terkanalkan menjadi sebuah gerakan untuk pengoptimalan PAD.

“Kehadiran infrastruktur tol tentu memberikan dampak signifikan dalam sektor pariwisata dan industri di Kabupaten Probolinggo. Sektor pariwisata di wilayah Kecamatan Sukapura luar biasa dengan kehadiran hotel dan restoran. Disana sudah jauh berbeda dengan beberapa tahun yang lalu,” terangnya.

Bupati Tantri menerangkan Pemerintah Daerah tidak akan mungkin mampu berbuat apapun tanpa kerja sama dan kolaborasi yang baik seluruh instansi di Kabupaten Probolinggo. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini nantinya mempunyai semangat yang sama dengan prinsip transparansi sehingga mampu membangun Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Selanjutnya dilakukan penyampaian materi oleh narasumber Prof. Dr Mas’ud Sa’id yang dipandu moderator Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono. Dilanjutkan dengan dialog dan diskusi yang diwakili oleh camat, notaris dan pelaku usaha rumah makan. Akhir diskusi, Bupati Tantri meminta agar Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo segera membentuk forum atau tim baik internal maupun eksternal dengan pendampingan dari narasumber Prof. Dr Mas’ud Said sehingga semangatnya selinear rencana strategis di beberapa daerah untuk pengoptimalan PAD. (wan)

cww trust seal