Saturday, May 25, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Bromo Level 2 Waspada, Tak Pengaruhi Aktifitas Warga dan Anak-Anak di Sekolah

Bromo Level 2 Waspada, Tak Pengaruhi Aktifitas Warga dan Anak-Anak di Sekolah

Reporter : Mujiono

SUKAPURA – Eropsi Gunung Bromo masuk pada level 2 (dua) waspada disertai tremor yang masih 0,5-5 mm dengan dominan 1 abu tipis, Jum’at (15/3/2019). Status masih tidak mengalami peningkatan dan warga Sukapura termasuk anak anak sekolah tetap melaksanakan kegiatan belajar disekolah. Situasi wisata tetap dalam kondisi normal seperti biasanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan 10.000 masker yang diterima oleh Camat Sukapura Yulius Christian dan diserahkan kepada Kepala Sekolah untuk anak-anak saat belajar di sekolah maupun saat berada di rumahnya untuk antisipasi adanya abu tipis.

Untuk memastikan kondisi terkini Gunung Bromo, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto dan anggota bersama beberapa personel TNI menuju area lautan pasir sekaligus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang perkembangan eropsi Bromo hingga saat ini.

Dalam situasi saat ini, Zona aman ditetapkan sejauh 1 kilometer dari bibir kawah. Bagi warga setempat maupun wisatawan harap mematuhi saran yang diterapkan oleh PVMBG terkait zona aman Gunung Bromo. Keberadaan di lokasi dinyatakan aman dan aktivitas warga tetap berjalan normal sembari memantau kondisi Gunung Bromo.

Berdasarkan informasi terbaru, terdapat 5 (lima) desa yang terdampak abu tipis erupsi Gunung Bromo yaitu Desa Ngadisari, Desa Jetak, Desa Wonotoro, Desa Ngadas dan Desa Wonokerto. Menyebarnya abu tipis erupsi Bromo terlihat berada di teras warga, dan hotel di area Cemoro Lawang.

Menurut Anggit Hermanuadi kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/3/2019) kemarin, masker sudah disiapkan untuk kebutuhan masyarakat. Antisipasi mengurangi dampak abu vulkanik dilakukan di beberapa desa terdampak. Disarankan warga maupun para pelajar tetap beraktifitas di sekolah dengan memakai masker.

Para wisatawan dan warga untuk tetap tidak masuk dalam radius satu kilometer dari kawah Gunung Bromo. Hal ini juga untuk keselamatan warga dan wisatawan sendiri. Sementara lokasi wisata lainnya, seperti Puncak Seruni Point, Puncak Mentigen dan Penanjakan masih aman dikunjungi melalui pintu masuk Cemoro Lawang,” ungkapnya. (y0n)