Friday, November 22, 2019
Depan > Kemasyarakatan > BPBD Ikuti Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

BPBD Ikuti Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

Reporter : Syamsul Akbar
MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Rabu (14/8/2019) mengikuti kegiatan Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan yang dilaksanakan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Blok Watugede Jemplang perbatasan masuk wilayah Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

Kegiatan ini diikuti oleh para personil TNI, Polri, MPA (Masyarakat Peduli Api), Polisi Hutan (Polhut) dan BPBD lintas wilayah yakni Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan diikuti oleh Brimob Ampeldento Malang, Perhutani, Polhut, TNBTS, Masyarakat Mitra Polhut, Kapolsek dan Danramil Senduro, Sukapura, Tosari serta BPBD Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anggit Hermanuadi mengungkapkan BPBD sebagai salah satu badan yang disebutkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2015 memiliki tanggung jawab sebagai salah satu pelaksana tugas penanggulangan kebakaran hutan.

“Kebakaran hutan dan lahan gambut merupakan kebakaran permukaan, dimana api membakar bahan yang mudah terbakar yang ada di atas permukaan, misalnya sampah, pepohonan, semak dan lain-lain,” ungkapnya.

Pada musim kemarau ini jelas Anggit, sering terjadi kebakaran hutan atau lahan dan frekuensinya terus bertambah dengan banyaknya muncul hotspot-hotspot. “Kebakaran hutan dan lahan ini menimbulkan kabut asap yang pekat dan ini sangat mengganggu aktifitas dan kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Anggit menerangkan, dalam pelaksanaannya penanganan kebakaran hutan tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu instansi. Kerja sama sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana kebakaran hutan atau lahan. Pemenuhan sumber daya manusia dan sarana dan prasarana sangat dibutuhkan untuk pemaksimalan penanganan.

“Selain itu, melakukan kerja sama ataupun pemberdayaan masyarakat dan kerja sama kemitraan perlu dilakukan. Kegiatan apel kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan ini dirasa perlu dilakukan untuk menyatukan persepsi dan kebersamaan serta sinergitas dalam menangani kebakaran hutan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal