Sunday, August 9, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Berkah Ramadhan Bersama RSUD Waluyo Jati Kraksaan

Berkah Ramadhan Bersama RSUD Waluyo Jati Kraksaan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah, pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Waluyo Jati Kraksaan ketiban berkah atas beragam kegiatan dan program yang dicanangkan oleh rumah sakit Pemerintah Daerah tersebut. Selain ikut terlibat dalam sejumlah kegiatan, para pasien kelas 3 rumah sakit tersebut juga mendapatkan nasi kotak untuk menu buka puasa ataupun santap sahur.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan dr. Mansur. Menurutnya, seluruh kegiatan selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah ini bertujuan untuk meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT.

“Selain itu untuk meningkatkan tali silaturahim antar karyawan serta karyawan dengan masyarakat. Sekaligus demi meningkatkan kinerja para karyawan yang ada di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” katanya.

Menurut dr. Mansur, keterlibatan keluarga pasien dalam setiap kegiatan rumah sakit selama ini sudah sangat bagus sekali. Termasuk keikutsertaan dalam kegiatan tadarus Al Qur’an yang diadakan oleh RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Dengan sejumlah kegiatan keagamaan dan bakti sosial ini, kami berharap RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi pilihan utama masyarakat ketika terganggu kesehatannya serta menjadi rumah sakit yang diminati oleh masyarakat,” harapnya.

Demi menjaga kekompakan dan kebersamaan diantara karyawan rumah sakit terang dr. Mansur, pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan juga rutin mengadakan buka bersama yang diawali dengan rakor (rapat koordinasi) untuk meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Di bulan suci Ramadhan kita harus meningkatkan kinerja. Dengan puasa semangat kita tidak boleh kendor dan loyo, tetapi harus lebih meningkat. Kegiatan ibadah itu menjadi hal sangat penting untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Sementara Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan Sugianto mengatakan pada bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah ini manajemen rumah sakit sudah menyusun sejumlah program. Setiap seminggu sekali pada apel pagi diisi kuliah lima menit dengan materi anjuran-anjuran ibadah serta pentingnya puasa dan zakat.

“Kami juga mengadakan sholat Taraweh berjamaah di Mushollah Ar-Rahmah bagi warga rumah sakit baik karyawan maupun pasien. Serta disediakan pula menu takjil untuk buka puasa. Sekaligus ada kegiatan tadarus bersama bakda Taraweh. Targetnya adalah bisa khatam Al Qur’an sebanyak 3 kali,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit juga memberikan himbauan agar di ruang-ruang diusahakan membaca Al Qur’an setiap hari. “Kegiatan lain yang dilakukan adalah sholat berjamaah lima waktu di musholla rumah sakit, mulai dari Isya’, Subuh, Dhuhur, Ashar dan Maghrib bagi warga rumah sakit baik karyawan maupun keluarga pasien,” jelasnya.

Tidak hanya itu terang Sugianto, pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan juga melakukan penyerahan zakat fitrah dan zakat mal sebanyak 260 paket. Zakat fitrah ataupun zakat mal ini diberikan kepada fakir miskin di sekitar rumah sakit dari kalangan tukang becak dan janda tua serta Cleaning Service (CS) rumah sakit yang non PNS.

“Untuk kegiatan sosial, tim medis rumah sakit bekerja sama dengan LKNU Kota Kraksaan juga mengadakan khitanan massal di wilayah Kecamatan Bantaran. Kami juga memberikan sosialisasi kesehatan tentang tata cara hidup sehat kepada masyarakat di SL Park Kraksaan dengan melibatkan 10 orang dokter dan perawat,” tegasnya.

Selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah terang Sugianto, pihak RSUD Waluyo Jati Kraksaan juga mengadakan buka puasa bersama selama 2 (dua) kali. Pertama buka puasa bersama khusus komite medic dan staf dan kedua untuk umum, staf dan ruangan-ruangan. “Di bulan suci Ramadhan ini kami juga mengadakan Khotmil Qur’an serta Gerakan Sahur 200 Nasi Kotak untuk pasien kelas 3,” terangnya.

Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah jelas Sugianto, pihak rumah sakit juga membentuk tim kesehatan dan petugas sistem piket. Oleh karena itu pihaknya telah mempersiapkan tim medis dan berbagai kemungkinan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atau KLB semuanya siap untuk menampung.

“Rumah sakit juga menyiapkan dokter penunjang, radiologi, listrik dan sarana prasarana yang dibutuhkan dengan melakukan pemeliharaan sarana prasarana mulai dari air, listrik dan lain sebagainya,” tambahnya. (wan)

cww trust seal