Thursday, November 26, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Baznas Santuni Ratusan Marbot Masjid dan Anak Yatim Piatu

Baznas Santuni Ratusan Marbot Masjid dan Anak Yatim Piatu

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Untuk menyemarakkan momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2020, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo akan memberikan santunan kepada marbot masjid dan anak yatim piatu yayasan serta pemberian beasiswa bagi santri dari kalangan dhuafa.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo, Rabu (14/10/2020). Selanjutnya, hasil rakor ini akan dilaporkan kepada Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono.

“Kebetulan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2020 ini Baznas Kabupaten Probolinggo mempunyai program pemberian santunan kepada marbot masjid, anak yatim piatu serta pemberian beasiswa kepada santri dhuafa,” kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil.

Santunan ini akan diberikan kepada 331 orang marbot masjid yang ada di Kabupaten Probolinggo. Dimana masing-masing marbot akan mendapatkan santunan sebesar Rp 350 ribu. Sementara santunan anak yatim piatu akan diberikan kepada 400 orang anak yatim piatu yang sasarannya pada yayasan dan pondok pesantren. Mereka akan mendapatkan tas dan peralatan sekolah serta uang saku masing-masing sebesar Rp 50 ribu. Jika dinominalkan, masing-masing anak yatim akan mendapatkan Rp 150 ribu.

Sedangkan untuk beasiswa akan diberikan kepada 700 orang santri dari kalangan kaum dhuafa masing-masing sebesar Rp 250 ribu. Sehingga jika ditotal semua mulai dari santunan kepada marbot, anak yatim dan beasiswa santri, anggaran yang disediakan oleh Baznas mencapai Rp 350.850.000.

“Rencananya santunan kepada marbot dan anak yatim piatu ini secara simbolis akan diserahkan pada upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang akan digelar oleh Pemkab Probolinggo pada 22 Oktober 2020 mendatang. Selanjutnya akan diserahkan di masing-masing kecamatan secara bergantian. Sementara untuk beasiswa santri akan diambil secara kelompok, karena memang dimasa pandemi ini santri tidak boleh keluar dari pondok,” jelasnya.

Muzammil menerangkan pemberian santunan kepada marbot dan anak yatim ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dalam momentum HSN tahun 2020. Sementara beasiswa kepada santri dari kalangan dhuafa, bagaimanapun santri itu juga mempunyai peran yang sangat besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama bidang pendidiian agama.

“Selama ini banyak yang tidak memperhatikan keberadaan santri, sehingga Baznas merasa perlu membantu Pemerintah Daerah dengan memperhatikan santri di pondok pesantren. Karena kadang-kadang kebutuhan santri ini ditanggung oleh pengasuhnya. Tentunya mereka yang domisilinya asli Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Melalui pemberian santunan ini Muzammil berharap supaya bisa menambah semangat dan kinerja para marbot masjid untuk melayani kebersihan masjid dalam rangka pelayanan kepada para jamaah. “Sementara bagi anak yatim dan santri, mudah-mudahan apa yang Baznas berikan bisa sedikit membantu dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari dalam bidang pendidikan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal