Thursday, June 27, 2019
Depan > Pemerintahan > Bawaslu Gelar Apel Pengawasan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Bawaslu Gelar Apel Pengawasan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Dalam rangka menghadapi masa tenang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) serentak tahun 2019 yang akan berlangsung beberapa hari ke depan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Probolinggo menggelar Apel Pengawasan Tolak Politik Uang dan Politisasi SARA, Jum’at (12/04/2019) pagi di Gedung Islamic Centre (GIC) Kota Kraksaan.

Apel tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Probolinggo Fathul Qorib, Ketua KPU Kabupaten Probolinggo Lukman Hakim, perwakilan anggota Forkopimda Kabupaten Probolinggo serta diikuti oleh jajaran Bawaslu se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua Bawaslu Fathul Qorib mengatakan bahwa mulai hari ini sampai lima hari kedepan, seluruh personil dan jajarannya akan mengawasi politik uang. Karena dampak dari politik uang ini sangat miris. Oleh karena itu hal ini harus diperangi agar tidak berdampak merusak kepribadian bangsa. “Karena politik uang, akal manusia bisa hilang. Pemilih yang sebelumnya sudah memilih sesuai hati nurani bisa merubah pilihannya,” kata Fathul Qorib

Fathul Qorib menerangkan, apel pengawasan anti politik uang ini kemudian akan ditindaklanjuti dengan mengadakan patroli pengawasan diseluruh lapisan secara terus menerus selama masa tenang. Khususnya pada malam hari, karena politik uang itu acapkali terjadi malam hari sehingga sering disebut serangan fajar.

“Patroli pengawasan politik uang itu akan dilakukan bersama-sama baik di tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa dan bahkan di TPS. Hal ini juga salah satu strategi untuk meminimalisir terjadinya politik uang itu,” terangnya.

Lebih lanjut Qorib mengemukakan, untuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kabupaten Probolinggo, dalam dua hari mendatang Bawaslu akan merilis dan menjelaskan secara rinci tentang peta kerawanan Pemilu 2019 di Kabupaten Probolinggo ini, baik itu kerawanan politik uang maupun kerawanan lainnya.

Sementara Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Supriadi mengemukakan, bahwa sebelumnya Bupati Probolinggo telah menginstruksikan kepada seluruh ASN pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo sampai pemerintahan desa agar berkomitmen dalam menjaga netralitas. Artinya tidak ada keberpihakan kepada seluruh peserta Pemilu saat ini.

“Selain itu Bapak Sekda Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu pada saat apel pagi juga telah memimpin deklarasi netralitas ASN. Selanjutnya kami berharap kepada seluruh jajaran Komisioner KPU dan Bawaslu agar bertugas dengan amanah, profesional dan independen,” kata Supriadi.

Dalam kesempatan tersebut Supriadi berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kabupaten Probolinggo yang saat ini sudah dalam keadaan tentram, aman dan kondusif. Jangan sampai kondisi ini kemudian tercabik-cabik hanya karena kepentingan satu hari yaitu Pilpres dan Pileg.

“Atas nama Bupati Probolinggo dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Probolinggo kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala upaya jajaran Bawaslu dan KPU selama ini, sehingga seluruh Pemilu di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman sesuai harapan kita bersama,” tandasnya. (dra)