Monday, November 23, 2020
Depan > Pemerintahan > Banggar Sampaikan Laporan Pembahasan KUA-PPAS P-APBD 2020

Banggar Sampaikan Laporan Pembahasan KUA-PPAS P-APBD 2020

Reporter : Hendra Trisianto
PAJARAKAN – DPRD Kabupaten Probolinggo kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kegiatan Badan Anggaran (Banggar) Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2020, Kamis (6/8/2020).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo ini dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo. Dari pihak esekutif hadir Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Pemkab Probolinggo. Hadir pula, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal serta pimpinan BUMN/BUMD di Kabupaten Probolinggo.

Dalam laporan hasil kegiatan Banggar pembahasan Rancangan KUA-PPAS P-APBD Tahun 2020 yang dibacakan oleh Joko Wahyudi disebutkan pembahasan KUA-PPAS P-APBD Tahun 2020 dilakukan secara simultan dan tidak dibahas secara terpisah, karena semua substansi yang terkandung di dalamnya saling mendukung antara kebijakan program dan plafon anggarannya.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kebijakan umum Perubahan APBD tahun 2020 adalah merupakan dokumen perencanaan yang memuat perubahan asumsi-asumsi pendapatan, belanja maupun pembiayaan daerah yang dimaksudkan untuk memberikan arahan dalam penyusunan kebijakan pendapatan, belanja serta pembiayaan Perubahan APBD tahun 2020.

Sedangkan tujuan disusunnya kebijakan umum anggaran Perubahan APBD tahun 2020 adalah sebagai pedoman dalam penyusunan PPAS Perubahan APBD tahun 2020. Perubahan tersebut diakibatkan oleh terjadinya pelampauan target pendapatan, alokasi belanja daerah, sumber dan penggunaan pembiayaan yang semula telah ditetapkan dalam KUA Perubahan tahun 2020, kemudian terjadi pergeseran anggaran antar OPD, antar kegiatan dan antar jenis belanja serta adanya saldo anggaran lebih tahun sebelumnya yang digunakan tahun 2018.

Secara umum sistematika penyusunan dan teknik penulisan nota kesepakatan dan dokumen KUA-PPAS P-APBD tahun 2020 yang merupakan lampiran yang tidak bisa dipisahkan dari nota dimaksud telah memenuhi ketentuan sebagaimana mestinya.

Dengan telah dilakukannya koreksi dan penyempurnaan, maka rancangan KUA-PPAS P-APBD tahun 2020 telah disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dengan mempertimbangkan kondisi daerah dan aspirasi masyarakat sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Apabila dalam penyusunan rancangan P-APBD tahun 2020 nanti terdapat kebijakan pemerintah pusat dan atau pemerintah provinsi dan atau Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang mengakibatkan perubahan asumsi pada kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan maka akan disesuaikan sebagaimana ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan tidak merevisi nota kesepakatan yang telah disetujui bersama pada hari ini.

Dalam kesempatan tersebut Banggar menyampaikan beberapa hal diantaranya setelah dibukanya kembali obyek wisata dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 diharapkan adanya peninjauan kembali target PAD dari sektor wisata. Potensi-potensi PAD dari sektor pajak dan retribusi daerah agar dioptimalkan dengan harapan dapat ditingkatkan.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga diminta benar-benar memperhatikan pendidikan anak terkait dengan situasi saat ini. Dimana dengan adanya keterbatasan dan kekurangan dalam proses belajar mengajar terutama dengan metode daring (dalam jaringan) sangat menyulitkan utamanya bagi anak-anak yang berdomisili di wilayah terpencil.

Oleh karena itu harapannya Dinas Pendidikan dapat bersinergi dengan kecamatan dan desa maupun instansi terkait dalam memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring ini, sehingga pendidikan anak tidak terbengkalai. (dra)

cww trust seal