Friday, November 22, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Balon Udara, Transportasi Udara Untuk Melihat Keindahan Wisata Bromo

Balon Udara, Transportasi Udara Untuk Melihat Keindahan Wisata Bromo

Reporter : Mujiono
SUKAPURA – Pengunjung wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan semakin termanjakan dan semakin memiliki kesan tersendiri. Naik balon udara untuk melihat gunung dengan tinggi 2.329 mdpl merupakan salah satu wahana yang akan dinikmati oleh pelaku wisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Fly Tours Indonesia yang berasal dari Bandung bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan TNBTS memberikan fasilitas untuk menikmati keindahan potensi wisata Bromo Tengger Semeru dengan menggunakan transportasi balon udara. Wisatawan dapat naik balon udara dengan ketinggian mencapai 50 meter. Balon udara terbang di area lautan pasir Gunung Bromo dan dapat menikmati pemandangan secara menyeluruh meliputi Bukit Teletubbies, Gunung Semeru dan Gunung Batok.

Wahana balon udara ini dimulai beberapa minggu yang lalu. Terkait kepengurusan proses ijin ke TNBTS selesai tanggal 15 Agustus 2019 dan komunitas balon udara memulai setelah proses ijin selesai. Sementara, Fly Tours Indonesia akan hadir pada momen tertentu diantaranya setiap acara perayaan Yadya Kasada dan setiap acara Eksotika Bromo.

Pada momentum perdananya, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mencoba menaiki transportasi balon udara untuk menikmati keindahan di area Wisata Gunung Bromo, Selasa (20/8/2019) di lautan Pasir Gunung Bromo Desa Ngadisari Kecamatan Sukapura.

Dengan biaya yang cukup murah, pengunjung wisata Bromo sudah bisa menggunakan fasilitas balon udara. Hanya saja, keranjang balon udara hanya cukup untuk 4 (empat) orang. Yakni, 3 (tiga) orang dari pengunjung wisata dan satu orang sopir yang bertugas menerbangkan balon udara. Bagi peserta akan memperoleh sertifikat Enjoying First Experience dari Fly Tours Indonesia.

Indra Laduni, selaku ketua pelaksana Fly Tours Indonesia menyampaikan, selain Bromo yang dikenal sebagai 10 destinasi wisata terbaik di Indonesia, kawasan wisata Bromo memiliki kesan tersendiri. Dimana terdapat kawah vulkanik yang aktif dan dikenal dengan kawasan spiritual masyarakat Tengger serta kearifan lokalnya yang masih kental.

“Orang-orang nantinya akan mengenal lebih dekat dan peduli dengan kawasan konservasi Bromo. Salah satunya menjaga kelestarian dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Dari hasil koordinasi dengan tokoh masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo telah mensupport keberadaan Fly Tours Indonesia dengan tidak merusak pemasaran komunitas jib dan kuda. “Kami akan andil di setiap momentum-momentum tertentu untuk sementara ini. Diantaranya acara Eksotika Bromo, perayaan Yadya Kasada atau di setiap momentum yang lainnya di Bromo,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengungkapkan saat pertama kali mencoba balon udara ini merasa sangat nyaman. Dengan ketinggian 50 meter ini, dirinya bisa menikmati keindahan alam sekaligus berkempatan untuk mengambil gambar yang ada di kawasan wisata Bromo Tengger Semeru.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo sangat mendukung atas keberadaan fasilitas balon udara di kawasan lautan pasir Gunung Bromo ini. Hal ini perlu terus dikembangkan lagi. Setelah saya mencoba, fasilitas yang ada pada balon udara ini sangat safety. Hal ini sangat tepat apabila bertepatan dengan momentum Jazz Gunung, perayaan Yadya Kasada dan Eksotika Bromo. Naik balon udara dan terbang di atas lautan pasir Gunung,” pungkasnya. (y0n)

cww trust seal