Monday, July 13, 2020
Depan > Pemerintahan > Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019

Reporter : Hendra Trisianto
PAJARAKAN – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya di setiap libur panjang Idul Fitri, Polri bersama TNI dan instansi terkait bersiaga untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. Termasuk untuk memberikan pelayanan keamanan, kesehatan dan kenyamanan bagi pemudik Lebaran 1440 Hijriyah.

Kesiapsiagaan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah tersebut diwujudkan melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2019” yang dipimpin oleh Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, Selasa (28/5/2019) pagi di halaman Mapolres Probolinggo.

“Apel gabungan ini merupakan sarana untuk konsolidasi serta pengecekan personil beserta kelengkapan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam tugas pengamanan di lapangan. Operasi ini akan dilaksanakan selama dua pekan terhitung sejak Rabu 29 Mei hingga Senin 10 Juni 2019,” jelas Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto dalam pengarahannya.

Khusus untuk kesiapan keamanan dan kenyamanan dalam lalu-lintas arus mudik dan arus balik tahun 2019, Eddwi menyebutkan sebanyak 360 personil gabungan TNI dan Polri bakal diterjunkan dalam operasi Ketupat Semeru 2019 ini. Yakni 210 anggota Polri dan 150 dari anggota TNI. Tidak itu saja, untuk kegiatan ini Polri juga bekerja sama dengan unsur terkait dan elemen masyarakat yakni Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo, Satpol PP, Rescue, Kesehatan, Pramuka dan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Tim ini terbagi dalam empat pos yang telah disiapkan di beberapa titik rawan kemacetan dan laka lantas di wilayah Kabupaten Probolinggo. Meliputi, tiga Pos Keamanan (Pospam) di pintu exit Tol Probolinggo Timur Paspro (Pasuruan-Probolinggo) di Kecamatan Leces, Alun-alun Kota Kraksaan dan Paiton serta Pos Pelayanan (Posyan) yang bisa dimanfaatkan pemudik sebagai rest area yang kami tempatkan di wisata Pantai Aisata Bentar,” tandas pria asal Pandaan Pasuruan ini.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi menyebutkan tiga titik lokasi menjadi atensi khusus pada operasi kali ini. Tiga titik ini adalah pintu exit tol Probolinggo Timur di Kecamatan Leces serta ruas jalan di timur pantai Bentar Kecamatan Gending dan salah satu ruas jalan di Kecamatan Paiton yang baru saja mengalami perbaikan dan perluasan jalan.

Oleh karena itu pihaknya menghimbau kepada para pemudik yang akan melintasi jalur Pantura Kabupaten Probolinggo agar lebih berhati-hati. “Khususnya di pintu exit tol ini disinyalir akan terjadi kepadatan lalu lintas, mengingat pintu terakhir pengguna jalur tol yang akan mengarah ke Jember, Lumajang dan Banyuwangi. Tetap waspada dan prioritaskan keamanan sampai tujuan,” himbaunya.

Lebih lanjut anak dari Tukul Arwana ini menjelaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi bersama pihak terkait untuk mengantisipasi kerawanan pada
titik-titik lokasi “black spot” yang merupakan rawan laka lantas. Selain mendirikan tenda-tenda pos pantau, penambahan rambu-rambu serta perbaikan jalan dan penambahan lampu penerangan adalah langkah yang sebelumnya sudah diambil.

“Satgas quick respon juga akan disiagakan khusus untuk penanganan laka lantas yang didalamnya juga terdapat back up instansi terkait seperti rumah sakit, puskesmas, Dishub dan Jasa Raharja. Jadi begitu terjadi kecelakaan tidak hanya polisi yang akan bergerak,” pungkasnya. (dra)

cww trust seal