Sunday, April 5, 2020
Depan > Kemasyarakatan > Antisipasi COVID-19, Dispendukcapil Batasi Pelayanan Adminduk

Antisipasi COVID-19, Dispendukcapil Batasi Pelayanan Adminduk

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Probolinggo membatasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Pelayanan adminduk hanya diberikan kepada masyarakat yang memiliki kepentingan yang mendesak.

Pembatasan pelayanan adminduk yang aktif diberlakukan mulai 19 Maret 2020 ini disampaikan melalui pengumuman Nomor : 477/123/426.108/2020. Kebijakan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Probolinggo Nomor : 800/0157/426/2020 Tanggal 17 Maret 2020 Perihal Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di lingkungan Pemkab Probolinggo dan instruksi dari Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“Sesuai dengan pengumuman tersebut, kami hanya melayani masyarakat yang urgent/mendesak. Untuk masyarakat yang tidak urgent/mendesak agar menunda pengurusan administrasi kependudukannya sampai dengan bulan April 2020 atau menggunakan fasilitas layanan online by WA dan berkas persyaratan dikirim via WA dalam bentuk PDF,” kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Probolinggo Slamet Riyadi.

Menurut Slamet, dengan adanya pembatasan pelayanan adminduk ini pertemuan antara petugas dan masyarakat itu tidak akan terjadi. Karena sesuai dengan protokol kesehatan percepatan penanganan COVID-19 ini harus menghindari kerumunan orang dan tidak diharapkan adanya sebuah pertemuan antara satu orang dengan orang lain.

“Sehingga kami pun membatasi pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Kecuali bagi yang betul-betul urgent seperti orang sakit yang butuh BPJS satu dan dua orang kita layani. Kita hanya membatasi dan bukan menutup total,” jelasnya.

Oleh karenanya, Slamet menerangkan agar masyarakat dapat mengirimkan syarat yang dibutuhkan untuk pembuatan administrasi kependudukan pada nomor yang sudah disediakan. “Nantinya pengambilannya bisa pada bulan April atau nanti bisa diantarkan ke kecamatan masing-masing. Masyarakat bisa mengambilnya di kantor kecamatan,” terangnya.

Untuk pembatasan pelayanan adminduk ini, Dispendukcapil menyediakan daftar nomor WhatsApp (WA layanan yang bisa dihubungi. Yakni, Kartu Keluarga (KK) dan KTP di 085258607924, SKPWNI (Pindah/Datang), SKTT dan SKOT di 085233270398, perkawinan dan perceraian di 085230135612, kelahiran di 082317321721, kematian di 081333580801 dan perubahan/injek data di 082330245302.

“Ada beberapa nomor WA yang bisa dihubungi oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Nanti pemberitahuannya akan disampaikan melalui WA. Memang diharapkan kita bisa melayani secara online,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal